Konflik Amerika vs Iran
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Iran Ancam Bisa Melejit hingga 200 Dolar per Barel?
Harga minyak dunia kembali melonjak tajam di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar, Iran Ancam Bisa Melejit hingga 200 Dolar per Barel
SERAMBINEWS.COM – Harga minyak dunia kembali melonjak tajam di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Pada perdagangan Kamis, harga minyak mentah jenis Brent Crude Oil bahkan sempat menembus angka 100 dolar AS per barel, meskipun sejumlah negara besar telah sepakat untuk melepaskan cadangan minyak dalam jumlah besar guna menstabilkan pasar.
Lonjakan harga ini terjadi setelah negara-negara anggota International Energy Agency (IEA) menyatakan akan melepaskan sekitar 400 juta barel minyak dari cadangan darurat mereka.
Langkah tersebut diambil untuk meredam dampak ketegangan geopolitik dan potensi gangguan pasokan energi akibat konflik yang melibatkan Iran.
Baca juga: Iran Siap Serang Kapal Minyak AS dan Israel di Selat Hormuz, Trump Murka
Namun, meskipun keputusan itu dianggap sebagai langkah besar, pasar minyak tetap bereaksi dengan kenaikan harga.
Dalam perdagangan Asia, harga minyak Brent dilaporkan naik hampir 9 persen, menandakan kekhawatiran investor terhadap pasokan energi global masih sangat tinggi.
Situasi semakin memanas setelah seorang juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) memperingatkan bahwa harga minyak dunia berpotensi melonjak hingga 200 dolar AS per barel jika konflik di kawasan terus meningkat.
IRGC juga menyatakan bahwa kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat, Israel, maupun sekutu mereka berisiko menjadi sasaran serangan.
Ancaman tersebut sangat berkaitan dengan kondisi di Strait of Hormuz, jalur pelayaran sempit yang menjadi salah satu titik paling penting bagi distribusi energi dunia.
Baca juga: Pentagon: 140 Tentara AS Terluka dalam Perang dengan Iran, 8 dalam Kondisi Parah
Sekitar 20 persen pasokan minyak global biasanya melewati jalur ini setiap harinya. Jika jalur tersebut terganggu, dampaknya dapat langsung terasa pada harga energi di seluruh dunia.
Menurut pengamat energi dari Singapore Institute of Technology, Martin Ma, pelepasan cadangan minyak oleh IEA memang memiliki arti penting secara historis.
Namun langkah tersebut hanya dapat menjadi solusi sementara untuk menahan lonjakan harga.
Ia menjelaskan bahwa selama risiko terhadap pasokan minyak masih tinggi, pasar akan tetap bergejolak.
Baca juga: Keunggulan Khorramshahr Iran yang Gempur AS–Israel 3 Jam Nonstop, Cepat, Jauh, dan Sulit Dicegat
Bahkan para pedagang energi memperkirakan gangguan pasokan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.
| AS Kecolongan! Iran Diam-diam Bangkit dan Mulai Produksi Massal Drone Lagi |
|
|---|
| Trump Ultimatum Iran 3 Hari, Ancam Serangan Besar Jika Gagal Capai Kesepakatan Damai |
|
|---|
| Trump Klaim Iran Mulai Melemah, Yakin Perang Segera Berakhir |
|
|---|
| Warga Iran Ikuti Pelatihan Militer Sipil di Teheran Persiapan Lawan AS-Israel |
|
|---|
| AS Gunakan Pangkalan Militer di Jerman untuk Kirim Senjata ke Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-minya-dunia-efek-perang-iran.jpg)