Rabu, 3 Juni 2026

Kupi Beungoh

Menghadapi Perang & Dunia Global: Umat Islam Butuh Pendidikan Yang Berkualitas

Tantangan utama masa kini dan masa depan adalah Pertama, Kesehatan Mental dan Digital.

Tayang:
Editor: Amirullah
for serambinews
Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M Ag, Dosen Pendidikan Agama Islam UIN Ar Raniry Banda Aceh 

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat: 13)

Pendidikan yang unggul dalam pandangan Islam adalah pendidikan yang mampu mendidik pribadi-pribadi yang bertaqwa. Dengan Taqwa ia bisa membedakan yang baik dan salah, yang halal dan yang haram, sebagai pembeda.

Wahai orang-orang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya dia akan memberikan Furqaan (membedakan yang hak dan batil) bagimu dan menghapus segala kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Allah memiliki karunia yang besar (QS. Al-Anfal [8]: 29).  

Kepada orang bertakwa Allah mudahkan rezeki dan penyelesaian setiap masalah dalam kehifupan seorang muslim.

Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya“. [Ath-Thalaq/65 )

Dan kepada orang yang bertaqwa Allsh bukakan pintu penyelesaian bagi setiap masalah.

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar“. [Ath-Thalaq/65 )

Oleh karena itu ukuran keberhasikan pendidikan dalam Islam yang pertama dan utama harus diperjuangkan adalah mendidik pribadi-pribadi yang betaqwa dan berilmu. Adapun ciri-ciri orang yang bertakwa kepada Allah SWT yang disebutkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah; 

"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.
QD. Thaha; 132)

Dalam ayat selanjutnya disebutkan;

"yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan", (QS. Ali Imran: 134).

Dalam ayat selanjutnya disebutkan; 

"dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri,1 (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.

Dengan demikian dapat kita simpulkan ciri-ciri orang ysng bertakwa itu adalah,
Pertama, Beriman kepada hal yang gaib. Meyakini keberadaan Allah SWT, malaikat, hari kiamat, surga, neraka, dan wahyu-wahyu Allah. Kedua, Mendirikan Shalat. Melaksanakan shalat lima waktu dengan konsisten, khusyuk, dan sesuai syariat. Ketiga, Rajin Berinfak dan Bersedekah. Ringan tangan dalam membantu sesama dengan sebagian harta yang dimiliki, tidak kikir, baik dalam keadaan lapang (kaya) maupun sempit (miskin).

Keempat, Mampu menahan amarah. mampu mengendalikan diri dan emosi ketika diperlakukan tidak baik atau saat situasi memancing amarah.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved