Kupi Beungoh
"STOP" Sekolah Di Bulan Ramadhan, Karena Dapat Merusak Ibadah Puasa Anak Didik
Bulan Ramadhan memiliki keutamaan besar: penghapusan dosa masa lalu bagi yang berpuasa dengan iman
Oleh: Dr. Ainal Mardhiah, S Ag, M Ag
Pulang sekolah anak-anak mengeluh lemas, letih, lapar dan haus, ingin berbuka puasa.
Sebagian anak, diam-diam mencuri makanan, sebagian lainnya, mereka minum air kran, sewaktu ke kamar mandi, karena haus. Akibatnya lelah bersekolah, ibadah puasa Ramadhan tidak lagi sanggup dikerjakan oleh Anak. Sangat disayangkan.
Dalam Kondisi tidak makan (lapar), tubuh seseorang kekurangan energi, dehidrasi, dan penurunan gula darah, yang memicu kelelahan, pusing, sulit berkonsentrasi. Siswa dipaksa harus belajar disekokah, dengan berbagai materi pelajaran, ditambah dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan di rumah pada malam hari.
Saya pikir ini lebih tepat kita sebut penyiksaan, bukan pendidikan. Lalu bagaimana seharusnya kegiatan disekolah itu dilakukan pada bulan Ramadhan, agar maksimal ibadah dibulan Ramadhan.
Jangan Sia-Siakan Ramadhan
Menyibukkan anak untuk urusan sekolah dibulan Ramadhan sampai ia lelah, bukanlah sebuah tindakan bijak dan baik dibulan Ramadhan.
Segala sesuatu yang dapat menberatkan anak berpuasa, apalagi karena sekolah anak lelah harus berbuka puasa, maka dalam hal ini kita harus merujuk kepada kaidah hukum Islam, bahwa sekolah di bulan Ramadhan itu wajib diliburkan, karena lebih besar dharurat dibanding manfaat.
Anak tidak sangggup belajar, bisa pusing belajar dibulan Ramadhan. Kalau anak pusing, puasa anak harus dibuka, gara-gara sekolah.
Kita lihat kaidah berikut ini
"Ad-Dhararu Yuzalu" (الضرر يزال) adalah salah satu kaidah fiqhiyah utama dalam hukum Islam yang berarti "kemudharatan (bahaya/kesulitan) harus dihilangkan".
Apa kemudharatan dalam hal ini. Sekolah adalah kemudharatan bagi anak untuk berpuasa, dengan sekolah mereka lelah, lemas, pusing sampai bisa menbatalkan puasa, oleh karena itu sekolah harus diliburkan.
Keutamaan Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan memiliki keutamaan besar: penghapusan dosa masa lalu bagi yang berpuasa dengan iman, turunnya Al-Qur'an (Nuzulul Qur'an), dan adanya malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu, menciptakan atmosfer penuh berkah dan ampunan.
Berikut adalah keutamaan bulan Ramadhan secara rinci:
Pertama, Ramadhan Bulan Ampunan Dosa. Puasa Ramadhan, shalat malam, dan ibadah lainnya di bulan ini menjadi sarana penghapus dosa-dosa yang lalu.
Kedua; Diturunkannya Al-Qur'an. Bulan Ramadhan adalah waktu diturunkannya Kitab Suci Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia.
| Perang dan Damai – Bagian 7, Gencatan Senjata, Pertemuan Islamabad Menuju Perdamaian |
|
|---|
| Perang dan Damai - Bagian 6, No King: Protes Rakyat AS, Kembali ke Demokrasi Menuju Perdamaian |
|
|---|
| 24 Tahun Aceh Tamiang : Negeri yang Ditempa untuk Menjadi Besar |
|
|---|
| Hegemoni Energi AS dan Dilema China di Balik Penangkapan Maduro dan Serangan ke Iran |
|
|---|
| Membaca Strategi Pakistan Sebagai Mediator yang Lahir di Tengah Badai Krisis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-Ainal-Mardhiah-SAg-MAg-Dosen-UIN-Ar-Raniry-Banda-Aceh.jpg)