Jumat, 5 Juni 2026

Pojok Humam Hamid

Perang Iran, BoP, dan Kritik Tajam Anies kepada Prabowo

Indonesia seharusnya memegang teguh nilai moral dan hukum internasional, bukan menjadi alat legitimasi agresi militer....

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Subur Dani
SERAMBINEWS.COM/HO
Prof. Dr. Ahmad Humam Hamid, MA, Sosiolog dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. 

Lebih dari politik domestik, isu ini menunjukkan perlunya konsistensi dan keberanian dalam kebijakan luar negeri. Tetap di forum kehilangan relevansi akan menurunkan posisi Indonesia. 

Keluar dari BoP menunjukkan Indonesia berani menegakkan prinsip hukum internasional, membela hak Palestina, dan menjaga kredibilitas global.

Kritik Anies Baswedan

Kritik Anies adalah panggilan moral: menjaga marwah bangsa, menegakkan hukum internasional, dan memastikan diplomasi selaras dengan nilai kemerdekaan, keadilan, dan perdamaian.

Forum yang kehilangan kredibilitas tidak boleh membungkam suara moral Indonesia. Saat inilah momentum bertindak tegas, independen, dan bermartabat.

Keluar dari BoP bukan mundur, tetapi langkah berani dan rasional. Indonesia menegaskan prinsip bebas-aktif, membela hukum internasional, dan menjaga reputasi global. 

Kritik Anies mengingatkan bahwa tanggung jawab presiden bukan hanya strategi pragmatis, tapi moral dan marwah bangsa. Ini kesempatan bagi warga dan pemimpin untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak akan terseret kepentingan asing tanpa sikap kritis.(*)

*) PENULIS adalah Sosiolog dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala.

Isi artikel dalam Pojok Humam Hamid menjadi tanggung jawab penulis.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved