Rabu, 3 Juni 2026

KUPI BEUNGOH

Ramadhan Bulan Meningkatkan Keshalehan Sosial di Tengah Duka Bencana Banjir

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh pada 26 November 2025 lalu, masih menyisakan luka mendalam. 

Tayang:
Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
Irwandi, SHI, MH, Pengurus Forum PRB Aceh dan Pembina GEN–A 

Oleh: Irwandi, SHI, MH

RAMADHAN selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas pribadi, baik dalam aspek spiritual maupun sosial. 

Bulan penuh berkah ini bukan hanya mengajarkan kita menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih diri untuk menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan.

Ramadhan adalah madrasah ruhani yang mengajarkan transformasi diri, salah satunya melalui keshalehan sosial yang diwujudkan dalam kepedulian terhadap korban bencana.

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh pada 26 November 2025 lalu, masih menyisakan luka mendalam. 

Banyak saudara kita kehilangan tempat tinggal, harta benda, bahkan nyawa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah.

Penebangan pohon liar, pembuangan sampah sembarangan, serta pembangunan yang tidak memperhatikan keseimbangan ekosistem menjadi faktor utama penyebab bencana.

Rasulullah SAW telah menekankan pentingnya merawat alam, bahkan menanam pohon disebut sebagai bentuk sedekah yang pahalanya terus mengalir.

Keshalehan sosial di bulan Ramadhan dapat diwujudkan melalui keseimbangan antara ibadah ritual (hablum minallah) dan perilaku sosial (hablum minannas). 

Baca juga: Pemerintah Diminta Percepat Bantuan bagi Korban Banjir dan Longsor untuk Persiapan Idul Fitri

Bentuknya bisa berupa sedekah, berbagi takjil, zakat, menjaga lisan, hingga menyebarkan kebaikan melalui media sosial.

Semua ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial yang nyata.

Peduli Penyintas Banjir 

Memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, masih banyak korban banjir di Aceh yang bertahan di tenda pengungsian dengan fasilitas minim.

Sebagian bahkan terpaksa tinggal di komplek pemakaman karena lokasi tersebut lebih aman dari banjir.

Relawan dari komunitas GEN-A bersama Tim Reaksi Cepat telah turun langsung memberikan pelayanan kesehatan, logistik, dan pendampingan psikososial bagi anak-anak dan ibu-ibu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved