KUPI BEUNGOH
Perang AS-Israel vs Iran: Menakar Kesiapan Aceh
Perlu diingat bahwa Iran terembargo 50 tahun, terisolasi tetangga, tapi rakyat solid, diaspora pulang membela rezim.
Dan yang paling penting pemimpin-pemimpin Aceh lebih senang tergantung dengan pusat.
Ada 4 langkah konkret ketahanan Aceh (setidaknya untuk saat ini)
Pertama: Swasembada keluarga dengan cara bertanam kebutuhan dapur di rumah masing-masing.
Selanjutnya mengurangi penggunaan energi dengan mencari alternatif lain seperti menggunakan kembali sepeda manual untuk perjalanan jarak pendek dan memasang panel surya untuk kebutuhan-kebutuhan kecil.
Kedua: Memperbaiki lingkungan hidup, seperti membersihkan sampah di sungai dan laut yang kemudian nantinya bisa digunakan lagi untuk kebutuhan sehari-hari dan pengembalian ekosistem.
Ketiga: Maksimalkan kampus-kampus lain di Aceh
Untuk pemerintah sebaiknya memaksimalkan dan mengimplementasikan penemuan-penemuan tepat guna dari mahasiswa-mahasiswa di kampus terdekat yang berkaitan dengan ketahanan (Unsyiah dan kampus-kampus sekitar), menghentikan izin tambang dan pembukaan lahan sawit setidaknya untuk waktu tertentu pemulihan alam.
Keempat: Belajar untuk mencari solusi selain “meminta” ke pusat. Walaupun Aceh berjasa untuk Indonesia di masa lalu dan sering merasa dirugikan, menuntut bukanlah saat yang tepat saat ini.
Tapi tahan dan berkembang dalam ketidakpastian adalah satu-satunya jalan yang harus kita lewati, setidaknya untuk beberapa tahun ke depan.(*)
*) PENULIS adalah kandidat doktor di bidang Hubungan Internasional di Central China Normal University (CCNU). Saat ini menjabat sebagai Asisten Peneliti di Pusat Penelitian Indonesia-China People to People Exchange (CCNU). Email: sayyidahuswah@gmail.com
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
| Ironi Wisata Musiman Suak Gedeubang: Cuan UMKM Melejit, Sampah Melangit |
|
|---|
| Tradisi ‘Pemamanen’ dalam Khitanan Anak Laki-Laki Alas Mulai Jarang Dikenal Generasi Muda |
|
|---|
| Aktivitas Fisik: Kunci Lansia Tetap Mandiri |
|
|---|
| Idul Adha dan Makna Pengorbanan: Jalan Menuju Kebersamaan untuk Aceh yang Bermartabat |
|
|---|
| Rupiah Melemah, Harga Ayam Geprek Masih Aman: Benarkah Kita Bisa Santai? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Syarifah-Huswatun-Miswar-kandidat-doktor_2026_.jpg)