Kupi Beungoh
Membaca Angka Statistik Partisipasi Usia Sekolah di Aceh
Angka ini menunjukkan bahwa hampir seluruh anak usia sekolah dasar dan menengah pertama telah masuk ke dalam sistem pendidikan formal.
Jika tidak dibaca dengan cermat, angka tersebut akan terus berulang tanpa perubahan yang berarti.
Membaca angka statistik partisipasi usia sekolah di Aceh berarti membaca arah masa depan generasi mudanya.
Angka yang tinggi memberi harapan, tetapi penurunan yang terjadi mengingatkan bahwa keberlanjutan pendidikan masih menjadi pekerjaan yang belum selesai.
Pendidikan tidak hanya membutuhkan akses, tetapi juga ketahanan agar setiap anak dapat bertahan hingga menyelesaikan pendidikannya. (*)
*) Penulis adalah Alumnus Pascasarjana Unpad Bandung
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
| Interprofessional Education Bukan Hanya Belajar Bersama, tetapi Tentang Bertahan Bersama |
|
|---|
| Perang dan Damai - Bagian 16, Kebebasan Berlayar di Selat Hormuz sebagai Jalan Perdamaian |
|
|---|
| Internsip Dokter dan Krisis Otonomi Akademik |
|
|---|
| Kritisi Pergub JKA, Dua Aksi Beda Cara |
|
|---|
| Menjaga Api yang Terus Menyala: Kiat Keberlanjutan Pengelolaan Sampah Sehat di Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Alumnus-Pascasarjana-FMIPA-UNPAD-Bandung-Djamaluddin-Husita.jpg)