Jurnalisme Warga
Pembelajaran Mendalam dan Semangat Baru Pendidik Aceh
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh yang berada di Gampong Niron, Kecamatan Sukamarmur, Aceh Besar
siswa tidak hanya belajar menyusun teks prosedur secara teoretis, tetapi juga mempraktikkan langsung cara membuat tas dari kain atau pakaian bekas yang tidak terpakai.
Praktik ini menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam mampu menghubungkan kemampuan literasi dengan pembentukan karakter dan kesadaran ekologis siswa.
Pelatihan jadi hidup
Pada mata pelajaran matematika, Nurmasyithah S.Math., Gr. mempresentasikan praktik baik mengenai konsep penjumlahan berulang melalui permainan Tangible Unplugged Coding.
Dengan pendekatan kreatif dan interaktif, ia mendemonstrasikan bagaimana konsep matematika
dapat dipelajari melalui alat permainan sederhana yang mampu membangun pemahaman logis dan menyenangkan bagi murid. Suasana pelatihan pun menjadi semakin hidup. Para peserta
tampak antusias dan penasaran melihat praktik pembelajaran tersebut. Beberapa guru bahkan mencoba langsung serta menyimulasikan proses belajar menggunakan perangkat permainan tersebut.
Praktik baik pada mata pelajaran IPA dipresentasikan oleh Nurul Aulia SPd dengan topik Sistem Peredaran Darah: Mengukur Nadi dan Tekanan Darah.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bagaimana metode eksperimen dan ‘guest teacher’ diterapkan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan nyata siswa.
Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya mempelajari teori tentang sistem peredaran darah, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pengukuran denyut nadi dan tekanan darah.
Menurutnya, pendekatan tersebut efektif membantu guru mengukur kemampuan sekaligus capaian belajar siswa secara lebih menyeluruh.
Para peserta pelatihan pun tampak menyimak dengan serius bagaimana proses penilaian formatif dan sumatif dilakukan dalam pembelajaran tersebut.
Suasana pelatihan tidak pernah terasa kaku. Di sela-sela sesi, para fasilitator menghadirkan
berbagai permainan dan ‘icebreaking’, seperti Seven Claps, Pemburu–Pohon–Burung, hingga permainan ritmis “Make Tome Tome Ta Ta”. Sekilas permainan itu tampak sederhana, tetapi di
baliknya terdapat pesan penting bahwa belajar yang menyenangkan membuat peserta lebih terbuka, aktif, dan saling terhubung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SITI-HAJAR-BARU-OKE.jpg)