Kamis, 28 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Ketika Bangsa Ini Punya ‘Bagian Penolong Haji’

Reportase ini berkisah tentang sisi lain dari perjalanan haji yang setiap tahun berulang.  Setiap tahun pula pemerintah

Tayang:
Editor: mufti
IST
MELINDA RAHMAWATI, M.Pd., alumnus Pendidikan IPS Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, melaporkan dari Jakarta 

Relevan hingga kini

Upaya tersebut sebagai implementasi dari ’early community-based religious welfare service’ (pelayanan kesejahteraan keagamaan berbasis komunitas awal) di Hindia Belanda. Melalui lembaga tersebut, Muhammadiyah mulai mendata, menyusun arsip keberangkatan, dan mengawasi perjalanan para jemaah.

Oleh sebab itu, Bagian Penolong Haji dapat disebut sebagai prototipe dari model pelayanan berbasis masyarakat sipil yang relevan hingga kini. Selain berangkat dari keprihatinan moral dan sosial, pendirian lembaga tersebut merupakan bentuk reflektif yang mendalam terhadap praktik-praktik perjalanan ibadah haji yang dinilai belum tertata secara baik.

Dengan kembali merawat ingatan dari pendirian Bagian Penolong Haji oleh Muhammadiyah, kita akan melihat tonggak awal dari pelopor pelayanan haji modern di Indonesia. Sembari terus berupaya agar seiring waktu  kualitas pelayanan haji dapat semakin meningkat dan membaik.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved