Minggu, 19 April 2026

KUPI BEUNGOH

Cinta Iskandar Muda: Antara Ketulusan, Politisasi & Fenomena Terlantarnya Makam Permaisuri di Pidie

Bangsa besar adalah bangsa yang menghargai jasa indatu atau pendahulu. Falsafah hidup ini dipegang teguh oleh para pemimpin negara besar di dunia

Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HO
Tarmizi A Hamid dan Hasan Basri M.Nur adalah pengelola Museum Manuskrip Aceh 

Dalam amatan kami, kuburuan permaisuri tersebut tampak tak terurus. Bangunan tempat makam tak selesai dibangun.

Kondisi batu nisan yang kuno tersebut mulai terputus dan sangat disayangkan telah disambung dengan semen. 

Kenyataan ini menunjukkan bahwa pihak yang melakukan pembangunan kala itu tak memiliki pengetahuan tentang tata cara perawatan benda purba kala. 

Sesungguhnya dalam merawat benda purbaka ada tata cara tersendiri.

Lahan makam sangat luas, perkiraan kami lebih dari 5000 meter. Namun yang dipagari hanya ukuran sekitar 15 x 15 meter.

Tragis, kondisi pagar yang sederhana mulai roboh sehingga sangat mudah masuk binatang ternak.

“Sangat luas lahan makam ini. Yang dipagari itu hanya sebagian kecil saja,” ujar Ramadhan (37), pengusaha lokal di samping makam. 

Di sekitar lokasi makam tak ada tempat istirahat bagi pengunjung. Demikian juga tidak ada toilet dan area parkir, walau lahannya sangat luas.

Di samping banguna makam, terdapat sebuah sumur berair jernih. Sumur ini adalah sedekah dari seorang pengunjung. 

“Sumur ini yang ada di dekat makam adalah sumbangan dari seorang pengunjung yang prihatin melihat tak ada sumber air bersih di situ,” ungkap Ramadhan alias Rama.

Menurut Rama, tak ada yang peduli pada kondisi makam. Tak ada upacara apa pun di sana.

“Saya yang rutin melaksanakan kenduri setiap tahun pada jeurat itu agar warga mengetahui betapa pentingnya makam ini,” katanya.

“Pengunjung dari luar Pidie sering berkunjung kemari. Ada dari Aceh Timur, Aceh Barat dan lain-lain,” lanjut Rama.

Tak Tulus, Hanya Politis?

Kami beranggapan tak ada ketulusan dari ucapan politisi di Aceh yang mengatakan cinta akan Sultan Iskandar Muda

Pernyataan cinta itu bertolak belakang dengan kepedulian pada makan sang permaisuri. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved