Citizen Reporter

Saat Deep Purple Guncang Arena Mega Star Bukit Bintang

Legenda rock Inggris Deep Purple kembali mengguncang panggung Asia melalui konser bertajuk An Evening with Deep Purple di Arena Mega Star

|
Editor: mufti
For Serambinews.com
Dr. T. AHMAD DADEK, S.H., M.H., pemerhati sosial dan budaya, melaporkan dari Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Malaysiad 

Dr. T. AHMAD DADEK, S.H., M.H., pemerhati sosial dan budaya, melaporkan dari Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Malaysia

Legenda rock Inggris Deep Purple kembali mengguncang panggung Asia melalui konser bertajuk An Evening with Deep Purple di Arena Mega Star Bukit Bintang, Malaysia, pada Minggu (23/11/2025) malam.

Acara yang dimulai tepat pukul 20.30 itu dipadati ribuan penggemar, mayoritas berusia 40 tahun ke atas. Mereka datang membawa nostalgia era keemasan rock 1970-an.

Band membuka penampilan dengan lagu klasik “Highway Star”. Ini memancing sorakan panjang dan atmosfer riuh di dalam arena.

Meski beberapa personel telah memasuki usia senja, Deep Purple tampil solid dan energik sepanjang hampir dua jam pertunjukan.

Konser ini menghadirkan formasi resmi Deep Purple tahun 2025: Ian Gillan (80), vokalis legendaris dengan sejarah singkat bersama Black Sabbath pada 1983, Ian Paice (77), satu-satunya anggota original sejak 1968, Roger Glover (80), bassist sekaligus penulis lagu kawakan, Don Airey (77), kibordis yang telah memperkuat Rainbow dan Ozzy Osbourne, Simon McBride (46), gitaris generasi baru yang menggantikan Steve Morse sejak tahun 2022.

Perpaduan empat musisi senior dengan satu pemain muda itu menjadikan dinamika panggung tetap hidup dan berlapis karakter. Sungguh, tontonan yang memikat.

Seiring usia yang kian menanjak, Ian Gillan memanfaatkan beberapa jeda di tengah lagu. Pada momen-momen itulah Don Airey dan Simon McBride diberikan ruang untuk menampilkan solo panjang, termasuk duel gitar–kibor yang menjadi ciri khas konser Deep Purple sejak era Jon Lord.

Meski demikian, Gillan tetap tampil stabil. Vokalnya mungkin tidak lagi setajam dekade 1970-an, tetapi penguasaan panggung dan interpretasi lagunya masih memikat. Masih mampu memukau seluruh penonton.

Beberapa lagu baru dari rilisan 2024–2025 turut dibawakan, tetapi sorakan paling keras tetap tertuju pada repertoar klasik When a Blind Man Cries, Hush, Smoke on the Water, Black Night.

“Smoke on the Water” menjadi puncak malam itu. Riff legendaris yang dimainkan McBride membuat seluruh arena bernyanyi bersama.

Bassist Roger Glover tampil konsisten dengan permainan tebal dan ekonomis, menopang karakter metalik gitar dan keyboard.

Sementara Ian Paice, meski berusia 77 tahun, tetap menunjukkan timing dan presisi yang menjadi cirinya selama lebih dari lima dekade.

Keberadaan Simon McBride menjadi elemen penting dalam konser ini. Gitaris berusia 46 tahun asal Belfast itu tidak hanya mengisi posisi Steve Morse, tetapi juga memberi warna baru tanpa meninggalkan DNA Deep Purple.

Ia memainkan gaya perpaduan: menghormati era Ritchie Blackmore, tetap menjiwai aransemen Morse, tetapi menghadirkan teknik modern yang lebih agresif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved