Video
VIDEO - Dari Kiai Kampung ke Rektor UB: Perjalanan Prof KH Mohammad Bisri
Atas permintaan para pengurus, Prof Bisri kembali mengambil peran sebagai pengasuh pesantren
Prof Bisri kemudian menerapkan sistem seleksi santri dan memperbaiki sistem pendidikan agar lebih terstruktur. Salah satu terobosannya adalah menggabungkan pendidikan agama dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya, keberhasilan dunia dan akhirat harus ditempuh melalui penguasaan keduanya secara seimbang.
Konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari kewirausahaan santri, pelatihan kerja, hingga pengembangan unit usaha seperti peternakan, budidaya, dan produksi. Pesantren juga dilengkapi dengan laboratorium digital, teknologi Artificial Intelligence (AI), serta studio multimedia untuk mengasah kreativitas santri.
“Kalau hanya ilmu agama, dunia bisa tertinggal. Kalau hanya ilmu dunia, akhirat bisa terlantar. Jadi keduanya harus berjalan beriringan,” jelasnya.
Meski banyak pihak menyebut konsep tersebut sebagai pesantren modern, Prof Bisri menilai Islam pada dasarnya selalu mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Ia menegaskan bahwa ajaran Islam harus hadir dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari teknologi hingga bisnis.
“Islam itu bukan soal modern atau tidak. Islam harus mampu menang di setiap zaman,” ujarnya.
Baca juga: 5 Makanan yang Disarankan dr Boyke agar Tetap Bertenaga Saat Puasa Ramadhan
Ke depan, Prof Bisri juga berencana mengembangkan sistem pendidikan pesantren berbasis standar internasional, termasuk penerapan kurikulum Cambridge dan penggunaan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran.
Langkah ini menjadi bagian dari visinya mencetak santri yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global.
Di akhir wawancara, ia berpesan kepada para santri agar tidak hanya mempelajari ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dunia.
“Belajarlah keduanya, ilmu agama dan ilmu dunia, agar kita mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. Umat Islam harus memimpin peradaban, bukan tertinggal,” pungkasnya.(*)
| VIDEO Rudal Iran Menyerang, Armada Laut Washington Gagal Masuk Teluk Oman |
|
|---|
| VIDEO Kuwait Usir 2 Diplomat Iran seusai Bandaranya Hancur Kena Serangan Rudal |
|
|---|
| VIDEO - Usai Divonis, Noel Ramal ‘98 Jilid 2’ dan Gejolak Besar Nasional |
|
|---|
| VIDEO - Dibawa Polisi Dalam Kondisi Sehat, Pria Ini Pulang Tak Bernyawa, Tangis Istri Viral |
|
|---|
| VIDEO - Putin Bicara Soal Oreshnik, Rusia Masih Uji Efektivitas Senjata Terbaru |
|
|---|