Sidang Sengketa Pemilu 2019

Menyusul Putusan MK, KIP Aceh belum Bisa Tetapkan Perolehan Kursi DPRA

Ini dikatakan Ketua KIP Aceh Syamsul Bahri seusai menghadiri sidang pengucapan putusan MK di Gedung MK, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Menyusul Putusan MK, KIP Aceh belum Bisa Tetapkan Perolehan Kursi DPRA
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Ketua KIP Aceh Syamsul Bahri (nomor tiga dari kanan) di Gedung MK, Jakarta. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- KIP Aceh belum bisa melakukan penetapan perolehan kursi DPRA menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan penghitungan surat suara ulang di Kecamatan Peureulak Timur untuk DPRA dapil 6.

Ini dikatakan Ketua KIP Aceh Syamsul Bahri seusai menghadiri sidang pengucapan putusan MK di Gedung MK, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

"Kami belum bisa lakukan penetapan perolehan kursi DPRA. Sebab kami diperintahkan melakukan penghitungan surat suara ulang di dapil 6 untuk DPRA," kata Syamsul Bahri.

Berita terkait

Baca: MK Perintahkan Perhitungan Surat Suara Ulang di Peureulak Timur

Baca: Sidang PHPU dari Aceh Baru Dibaca Hakim MK Selepas Magrib Waktu Jakarta

Baca: Mahkamah Konstitusi tak Lanjutkan Gugatan Partai Aceh Dapil 4

Baca: MK Tolak Gugatan PA

Disebutkan, KIP Aceh dalam waktu dekat segera melakukan rapat membahas persiapan melakukan penghitungan surat suara ulang untuk di Kecamatan Peureulak Timur.

"Barangkali setelah Idul Adha kita akan bahas ini," ujarnya.

Partai Nanggroe Aceh melalui kuasa hukumnya, Sayuti Abubakar dkk melayangkan gugatan ke MK terkait dengan perolehan suara PNA di Dapil 6 untuk DPRA.

"Alhamdulillah, permohonan kami dikabulkan MK sebagian, yakni dilakukan penghitungan surat suara ulang. Ini harus segera dijalankan oleh KIP Aceh," kata Sayuti Abubakar seusai sidang. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved