Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Kejari Aceh Tengah Sudah Limpahkan Kasus Korupsi Dana Desa ke Pengadilan Tipikor, Ini Kronologisnya

Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah, telah melimpahkan kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana desa ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi..

SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Kasi Pidsus Kejari Aceh Tengah, Zainul Arifin. 

Kejari Aceh Tengah Telah Limpahkan Kasus Korupsi Dana Desa ke Pengadilan Tipikor, Ini Kronologisnya

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah, telah melimpahkan kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana desa ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh.

Kasus korupsi tersebut, menjerat dua orang tersangka yang merupakan mantan Reje Kampung (keuchik) serta bendahara Kampung Pegasing, Kecamatan Pegasing, Kabupatem Aceh Tengah.

Sebelumnya, pada tanggal 4 Desember 2019, kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa tersebut, dilimpahkan dari Polres Aceh Tengah ke Kejari setempat.

“Sehari setelah pelimpahan dari polisi, tersangka beserta barang bukti langsung kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh,” kata Kajari Aceh Tengah, Nislianuddin melalui Kasi Pidsus, Zainul Arifin kepada Serambinews.com, Sabtu (7/12/2019).

Disebutkan Zainul Arifin, pelimpahan kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana desa, selain sudah lengkap secara administrasi juga mengejar waktu yang sudah di penghujung tahun.

Terkait Perkembangan Pembangunan 11 Rumah Duafa, Ini Komentar Kepala Dinas PUPR Lhokseumawe.

Live Streaming Babak Kedua Timnas U-22 Indonesia Vs Myanmar, Skor Masih Imbang

Satu Unit Rumah Warga di Kluet Timur Terpaksa Dibongkar, Ini Penyebabnya

“Makanya begitu berkas sudah lengkap, langsung kami limpahkan ke pengadilan. Tepatnya sekita tanggal 5 Desember lalu. Hanya satu malam saja tersangka ditahan di Kejari Takengon” sebutnya.

Dia menambahkan, paskapelimpahan ke pengadilan Tipikor Banda Aceh, kedua tersangka saat ini telah ditahan di Rutan Lhoknga Aceh Besar, sembari menunggu jadwal pelaksanaan sidang.

“Saat ini, kami hanya tinggal menunggu jadwal sidang. Kebetulan, ada beberapa agenda sidang juga, seperti kasus dugaan korupsi penimbunan sekolah SD Paya Ilang yang sidangnya sudah berlangsung beberapa kali,” pungkasnya.

Karyawan Mifa & BEL Ikut Shalat Ghaib untuk Met Hamami  

Seperti diberitakan sebelumnya, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Aceh Tengah, melimpahkan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa ke Kejaksaan Neger (Kejari) setempat, Rabu (4/12/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Selain barang bukti (BB), polisi juga menyerahkan dua orang tersangka yaitu mantan reje dan mantan bendahara Kampung Pegasing, Kecamatan Pegasing, Kabupaten setempat. Dugaan tindak pidana korupsi tersebut, terkait dengan pengelolaan dana desa sebesar Rp 532.247.526 yang bersumber dari APBN dan APBK Tahun 2015. Berdasarkan hasil audit, perhitungan kerugian negara mencapai Rp 194.921.553.(*)

Dua Tahun Gempa Pijay, 5.295 KK Korban Gempa Tempati Rumah Bantuan, Ini Penjelasan Said Mulyadi

Antisipasi Stok Darah Menipis, Ini yang Dilakukan RS Malahayati Bireuen

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved