Tak Jadi Dipenjara, Pelajar yang Bunuh Begal di Malang Akhirnya Vonis Pembinaan Selama Satu Tahun

hakim pengadilan memvonis ZA untuk menjalani pidana pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA)

Tak Jadi Dipenjara, Pelajar yang Bunuh Begal di Malang Akhirnya Vonis Pembinaan Selama Satu Tahun
Surya Malang
ZA saat mengikuti persidangan di PN Kepanjen dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi, Senin (20/1/2020) 

SERAMBINEWS.COM - Kasus pelajar pembunuh begal di Malang telah divonis ZA (17) dengan pidana pembinaan selama satu tahun.

Persidangan berlangsung pada Kamis (23/1/2020) di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang.

ZA dianggap melanggar Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang berujung kematian.

Dilansir dari Kompas.com, hakim pengadilan memvonis ZA untuk menjalani pidana pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

()

ZA, pelajar SMA di Kabupaten Malang usai menjalani sidang pada Senin (20/1/2020). (KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)

Tanggapi Aksi Demo, Kapolres Subulussalam: Kami Baru Terbentuk, Jika Ada Perkara Silahkan Lapor  

Massa Demo Kantor Wali Kota dan Gedung DPRK Subulussalam, Ini Tuntutannya

Tak Capai Target Pembangunan, Jalan Asantola-Ujung Sialit Aceh Singkil Diputus Kontrak

Vonis tersebut diberikan oleh Nuny Defiary selaku hakim tunggal saat proses persidangan.

Humas Pengadilan Negeri Kepanjen, Yoedi Anugrah memberikan alasan vonis yang diterima ZA.

Ia menilai ZA perlu dan cukup untuk mengikuti pembinaan tersebut selama satu tahun.

“Mungkin dinilai oleh hakim dirasa perlu dan cukup, dalam jangka waktu satu tahun cukup buat anak untuk memperbaiki dirinya,” kata Yoedi, usai persidangan.

Yoedi juga mengatakan, ada beberapa alasan vonis yang dijatuhkan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved