Breaking News:

Berita Politik

MA Tolak Gugatan Irwandi, Kongres Luar Biasa PNA Dinyatakan Sah, Tiyong Ajak Rekonsiliasi

Irwandi menggugat ketiga rekannya tersebut karena tidak terima dengan pelaksanaan KLB PNA di Bireuen pada September 2019, yang melengserkan dirinya.

SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Kuasa hukum tergugat I dan tergugat II Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong dan Miswar Fuady saat sidang perdana gugatan sengketa Partai Nanggroe Aceh (PNA) di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (21/10/2019). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Irwandi Yusuf yang menggugat tiga rekan terkait sengketa di tubuh Partai Nanggroe Aceh (PNA). MA menyatakan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PNA yang menetapkan Samsul Bahri Bin Amiren alias Tiyong sebagai ketua, sudah sah.

Putusan akhir itu diketahui dari website MA.

Dalam informasi yang disiarkan Selasa (14/7/2020) itu memuat status amar putusan 'tolak'. Gugatan itu disidang oleh majelis hakim yang diketuai, Sudrajad Dimyati SH MH bersama dua hakim anggota, Dr Ibrahim SH MH LLM dan Syamsul Ma'arif SH LLM Phd.

Setelah Beraudiensi, PNA Kubu Tiyong Surati Kemenkumham Aceh

Anggota DPRA dari PNA Nilai Pemberlakuan Jam Malam Hanya Menyusahkan Rakyat

Pengadilan Tolak Gugatan Irwandi, Kisruh Dualisme Kepengurusan PNA

Putusan ini menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh. Dalam perkara itu, Samsul Bahri Bin Amiren alias Tiyong selaku Ketua Umum PNA hasil KLB menjadi Tergugat 1, Miswar Fuady (Sekjen PNA hasil KLB) sebagai Tergugat 2, dan Irwansyah (Ketua Mahkamah Partai) sebagai Tergugat 3.

Irwandi yang juga mantan gubernur Aceh menggugat ketiga rekannya tersebut karena tidak terima dengan pelaksanaan KLB PNA di Bireuen pada Sabtu 14 September 2019. Hasil KLB tersebut melengserkan Irwandi dari posisi ketua dan mengangkat Tiyong sebagai Ketua DPP PNA.

Ketua DPP PNA, Samsul Bahri Bin Amiren alias Tiyong yang dikonfirmasi Serambi, kemarin mengatakan bahwa pihaknya belum menerima salinan resmi putusan tersebut.

Samsul Bahri ( Tiyong) SERAMBI/BUDI FATRIA
Samsul Bahri ( Tiyong) SERAMBI/BUDI FATRIA (SERAMBI/BUDI FATRIA)

Namun demikian, informasi putusan yang disampaikan melalui website MA sudah cukup bagi pihaknya.

"Alhamdulillah kemenangan ini berkat doa dan usaha kita bersama. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kawan-kawan dan pengacara secara khusus yang telah bekerja keras tanpa meminta imbalan," kata Tiyong.

Tiyong yang juga anggota DPRA ini mengajak semua kader yang berselisih paham mengenai keabsahan kepengurusan untuk bersatu kembali membesarkan partai. Menurutnya, berbeda pandangan merupakan hal biasa dalam sebuah partai politik.

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Said Kamaruzzaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved