Kupi Beungoh
Strategi Pemerintah Australia Membuka Kembali Sekolah di Era New Normal
Diperkirakan sekitar 1.6 milliar anak-anak di berbagai belahan dunia harus mengalami libur sekolah yang berkepanjangan.
Negara yang sudah siap dengan teknologi ataupun belum.
Semua menghadapi persoalan yang sama dimana pendidikan harus tetap dijalankan walau dengan kondisi apapun.
Australia sebagai salah satu negara maju juga tidak terlepasa dari persoalan ini.
Pemerintah Australia mulai melakukan lockdown pada Februari 2020 telah menutup berbagai tempat keramaian mulai dari café, hotel, bar, termasuk sekolah.
Work from home bagi karyawan dan belajar daring bagi siswa-siswi merupakan salah satu kebijakan yang diambil oleh pemerintah Australia.
Media-media Australia melaporkan berbagai tantangan dihadapi oleh orang tua murid yang harus menjadi guru dadakan.
Setelah mereda dan terkontrolnya penyebaran dan ancaman Covid 19 di sejumlah negara bagian, kebijakan untuk membuka kembali sekolah dan belajar mengajar secara tatap muka kembali dilaksanakan.
• Bolehkah Jamaah Wanita Dirikan Shalat Idul Adha Diimami Seorang Perempuan? Berikut Penjelasannya
Sangat Berhati-hati
Ada beberapa langah menarik yang diambil oleh pemerintah Australia dalam mebuka kembali sekolah-sekolah paska meredanya Covid 19.
Sebagai mahasiswa internasional yang turut serta membawa keluarga dan memiliki anak yang sekolah di tingkat SD dan SMP saya mengamati kehati-hatian luar biasa dari otoritas pendidikan dan pihak sekolah ketika membuka kembali sekolah untuk belajar secara tatap muka.
Dinas pendidikan berkerja sama dengan dinas kesehatan untuk memastikan bahwa siswa-siswi bebas dari Covid19 sebelum diizinkan belajar tatap muka di sekolah.
Sekolah melakukan perencanaan dan persiapan menyambut murid kembali dengan sangat hati-hati dimana sebelum proses kembali ke sekolah berlangsung, pihak sekolah melakukan sejumlah langkah-langkah penting.
Tahapan penting pertama adalah membersihkan (mensterilkan) komplek sekolah secara menyeluruh.
Segala fasilitas sekolah dilakukan proses disinfektan (pembersihan menyeluruh/deep cleaning) agar terbebas dari ancaman virus.
Kedua adalah mempersiapkan aturan protokol kesehatan/pergerakan murid di dalam kawasan sekolah yang lengkap dan mudah dipahami oleh setiap murid.