Berita Luar Negeri

Kakek Pasang Poster di Jendela Tuliskan Kesepiannya Setelah Istri Meninggal, Merasa Dikutuk Sepi

Tidak adanya anak atau keluarga yang tinggal di dekatnya, Tony yang juga seorang pensiunan fisikawan, mengatakan sekarang dia merasa 'dikutuk' sepi.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
Mirror
Tony Williams berusia 75 tahun, kehilangan istrinya pada bulan Mei lalu dan mengatakan bahwa sekarang ia menjalani hari-hari tanpa berbicara dengan satu orang pun dan merasa hidupnya 'dikutuk' sepi. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang kakek sekaligus sebagai seorang duda melewati hari-harinya dengan kesepian setelah kehilangan istrinya dan tanpa seorang anak.

Tony Williams berusia 75 tahun, kehilangan istrinya pada bulan Mei 2020 lalu dan mengatakan bahwa sekarang ia menjalani hari-hari tanpa berbicara dengan satu orang pun dan merasa hidupnya 'dikutuk' sepi.

Melansir dari Mirror pada hari Senin (14/9/2020), seorang kakek sekaligus berstatus duda memasang poster menyayat hati di jendelanya terkait kesepiannya setelah istrinya meninggal.

Karena tidak adanya anak atau keluarga yang tinggal di dekatnya, Tony yang juga seorang pensiunan fisikawan, mengatakan sekarang dia merasa 'dikutuk' kesepian.

Karena kesepian berkepanjangan, Tony memasang dua iklan di koran lokal mencari teman untuk mengobrol, tetapi tidak mendapat balasan.

Ia berupaya menemukan seorang teman untuk mendengarkan musik, atau duduk di taman di sampingnya, dia membuat kartu nama dan membagikan kepada orang-orang ketika pergi ke supermarket atau berjalan-jalan.

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Penuh, RSUD Langsa Kewalahan

Ketahui Bahaya Mengintaimu Jika Konsumsi Roti Tawar Berlebihan, Risiko Penyakit Jantung

PBM Tatap Muka di MIN 4 Pidie Jaya Resmi Ditutup. Ini Pertimbangannya

Karena tidak mendapat balasan, ia memasang sebuah poster yang berisi curahan hatinya karena merasa sangat buruk selama ditinggal istri.

"Ini adalah pilihan terakhir saya. Saya telah mencoba segalanya untuk berteman, tetapi rasanya tidak ada yang mau berbicara dengan saya.

Tidak banyak orang yang melewati rumah saya, tetapi saya berharap tulisan poster itu akan menyebar ke seluruh masyarakat, dan seseorang mungkin akan memahaminya,".

"Jo (istrinya) adalah sahabat saya dan kami memiliki kehidupan yang menyenangkan. Tapi sekarang saya sendirian. Istri saya yang luar biasa baru saja meninggal, dan saya tidak punya siapa-siapa.

Yang saya inginkan adalah seseorang melihat papan nama dan menelepon saya. Saya hanya ingin melakukan percakapan yang menyenangkan jadi saya tidak duduk diam sepanjang hari,".

Benarkah BIN Punya Pasukan Khusus Rajawali Bersenjata Lengkap? Begini Penjelasan BIN

"Saya tidak mencari seseorang untuk mendengarkan saya menangis, saya hanya ingin orang normal yang dapat saya ajak ngobrol. Saya dapat berbicara dengan siapa pun tentang apa pun.

"Saya menghabiskan sebagian besar hari hanya duduk di rumah dalam diam, hanya menunggu telepon berdering tetapi tidak pernah terjadi," katanya menjelaskan.

Tony bersama Jo
Tony bersama Jo (Mirror)

6 Minuman yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan, Cocok untuk Diet

Per Juli 2020, Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,1 Persen Jadi Rp 6.071 Triliun

Hendak Makan Malam, Tapi Pekerja Restoran tak Ada, Sekeluarga Terkejut Saat Lihat ke Belakang

Tony sedang memegang poster yang ditempelkan di jendela rumah
Tony sedang memegang poster yang ditempelkan di jendela rumah (Mirror)

Tips Agar Tubuh Bugar dan Sehat Sepanjang Hari? Lakukan 3 Kebiasaan Gampang Ini

Masyarakat Prasejahtera dan Rumah Tak Layak Huni akan Mendapat Bansos Rp 15 Juta per KK

Jo semasa hidupnya
Jo semasa hidupnya (Mirror)

Unsyiah Peringkat 10 Besar Nasional

VIDEO - Masyaallah, Meskipun Berada di Lautan Lepas, Awak Kapal Tetap Salat Berjamaah

Tony saat ini, berdiri berharap seseorang menemuinya untuk berbicara
Tony saat ini, berdiri berharap seseorang menemuinya untuk berbicara (Mirror)

Masyarakat Prasejahtera dan Rumah Tak Layak Huni akan Mendapat Bansos Rp 15 Juta per KK

Kangana Ranaut Tegaskan Wanita Tidak Boleh Diremehkan

Tony bertemu Jo sebagai seorang sekretaris hukum di bar, lebih dari 35 tahun yang lalu dan pernikahan mereka adalah 'harmoni yang sempurna'.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved