Berita Luar Negeri
Dua Tapir Ditabrak Mobil Saat Menyeberang Jalan, Satu Mati dan Satu Lagi Luka-luka
Dua tapir di dua lokasi berbeda mengalami luka-luka setelah ditabrak kendaraan yang lewat.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Semakin banyak hutan yang dihancurkan untuk dijadikan jalan dan bangunan.
Maka semakin banyak kita melihat hewan liar berkeliaran karena rumah mereka telah diserang oleh peradaban manusia.
Hal ini menyebabkan hewan-hewan dalam bahaya besar, terutama bila hewan tersebut masuk ke jalan yang sibuk dan dan kendaraan yang berhalu-lalang.
Seperti baru-baru ini, dua tapir di dua lokasi berbeda mengalami luka-luka setelah ditabrak kendaraan yang lewat.
Salah satu kasus terjadi di Felda Kahang, Barat di Johor, Malaysia di mana tapir betina ditemukan mati di pinggir jalan, diyakini tertabrak kendaraan sekitar pukul 8 pagi, Senin (28/9/2020).
Menurut direktur Departemen Satwa Liar dan Taman Nasional Johor (PERHILITAN) Salman Saaban, sebuah tim bergegas ke tempat kejadian setelah menerima informasi dari warga bahwa tapir ditemukan tergeletak di pinggir jalan.
• Sepak Terjang PKI di Aceh dan Buku Atjeh Mendakwa Karangan Thaib Adamy Sebagai Pembelaan
• Hentikan Dorong Wajah Orang ke Kue Ulang Tahun, Pria Ini Temukan Dua Batang Kayu di Dalamnya
Ia mengatakan, hasil penyelidikan menemukan bahwa tapir seberat 350 kilogram itu mengalami luka di kepala dan diyakini terpental, lapor Harian Metro.
Tapir ini diyakini telah menyimpang dari habitat aslinya di Cagar Hutan Kluang dan keluar ke jalan dekat kawasan itu.
Tapir tersebut kemudian dibuang dan dikubur di lokasi yang dekat dengan lokasi kejadian.
Kasus kedua terjadi di Kilometer 8 Jalan Dungun-Bukit Besi, Kampung Serdang, Malaysia dimana tapir yang melintas di jalan tersebut mengalami kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan.
Dalam peristiwa pukul 07.00 pagi, Senin (28/9/2020), kedua pengemudi kedua kendaraan tersebut mengalami luka-luka.
Sedangkan tapir juga mengalami luka di kaki dan badannya.
Investigasi awal mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi ketika sebuah mobile Proton Iswara datang dari Bukit Besi menuju Dungun.
Sopir berusia 50-an lepas kendali dan memasuki jalur berlawanan sebelum tabrakan.
• Ingin Menikah? Berikut Alur Pengajuan Pendaftaran Pernikahan di KUA dan Dokumen Persyaratannya
• Kepergok Polisi Sekamar di Hotel, Pria Ini Berdalih: Ini Tante Saya Pak, Saya Keponakannya
“Pengemudi mobil Proton Iswara tidak menghentikan kendaraan dan bertabrakan dengan tapir yang tiba-tiba lewat dan diyakini memasuki hutan terdekat,” kata seorang sumber dikutip Serambinews.com dari Worldofbuzz.
Kendaraan yang dikendarainya tergelincir ke jalur berlawanan.
Pada saat yang sama sebuah mobil Perodua Myvi yang dikemudikan oleh seorang pria berusia 30-an datang dari arah berlawanan dan bertabrakan dengan Proton Iswara.
Akibatnya, kedua pengemudi mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Dungun untuk perawatan lebih lanjut, kata sumber tersebut kepada Sinar Harian.
• Rekaman CCTV Nenek Dirampok Dua Orang Pemuda Saat Isi Bahan Bakar Motor
• Istri Hamil Tua Ditabrak di Depan Suami, Alami Keguguran Hingga Terbaring di Gubuk Bekas
• Seorang Ibu Temukan Bom Perang Dunia II di Halaman Rumah, Petugas Sebut Bom Shell 20mm
Sementara itu, Kapolsek Dungun, Inspektur Baharudin Abdullah membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan, tapir sudah diserahkan kepada Dinas Satwa dan Taman Nasional (Perhilitan) untuk ditindaklanjuti.
Kondisi tabrakan antara mobil dan tapir juga dibagikan lewat akun Facebook Info Roadblock JPJ/POLIS, Senin (28/9/2020).
Unggahan tersebut pun menyentuh hati para warganet dan juga pecinta hewan.
Maka tak heran, belum genap seminggu, postingan tersebut telah disukai lebih dari 9,3 ribu kali dari pengguna Facebook.
Pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara di malam hari, terutama saat melewati daerah dekat hutan atau habitat satwa liar. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
• Cara Daftar Online Bansos Rp 500 Ribu Per-Keluarga, Log In di cekbansos.siks.kemsos.go.id
• Emak-emak Mengamuk di Kantor Camat Kembang Tanjong
• Virus Lain dari China Ancam India, Mulai dari Nyamuk Sampai Babi