Kesehatan
18 Makanan Rendah Oksalat yang Dapat Membantu Mencegah Risiko Batu Ginjal
Tidak seperti protein, vitamin dan mineral, oksalat dalam jumlah banyak dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Oksalat makanan adalah senyawa nabati yang ditemukan di banyak buah, sayuran, produk susu, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Tidak seperti protein, vitamin dan mineral, oksalat dalam jumlah banyak dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.
Saat kita mengonsumsi makanan kaya oksalat, makanan tersebut terurai dalam sistem pencernaan dan melewati urin dan tinja.
Juga, di usus, oksalat terikat dengan molekul kalsium dan mudah dikeluarkan.
Namun, terkadang karena konsumsi air yang tidak mencukupi, oksalat tidak terbuang dengan benar dari sistem.
Selain itu, asupan makanan kaya kalsium yang rendah meningkatkan oksalat dalam tubuh, yang mengarah pada pembentukan kristal oksalat, sehingga meningkatkan risiko batu ginjal.
Ingat, jika Anda mengonsumsi makanan yang disebutkan di bawah ini dalam jumlah yang banyak, dapat meningkatkan kandungan oksalat dalam tubuh.
Oleh karena itu, yang terbaik adalah selalu menambahkan sumber kalsium seperti susu, keju, dan yoghurt, bersama dengan makanan oksalat.
Baca juga: 9 Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Gigi, Apa Saja?
Asupan oksalat harian yang direkomendasikan harus sekitar 40-50 mg. Makanan apa saja yang rendah oksalat?
Melansir dari Boldsky, berikut 8 makanan rendah oksalat yang dapat membantu mencegah risiko batu ginjal, apa saja?
Buah-buahan
1. Apel
Apel mengandung lebih sedikit oksalat.
Peneliti mengatakan bahwa mengonsumsi apel sehari sangat membantu dalam mencegah risiko batu ginjal.
Anda bisa mengonsumsi beberapa irisan apel ke atas mangkuk salad buah atau mengkonsumsinya dengan segelas susu.
2. Anggur
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa anggur dapat membantu mengurangi pembentukan batu kalsium oksalat hingga 50 persen.
Selain rendah oksalat, anggur juga kaya akan polifenol, sejenis antioksidan yang dapat membantu mencegah pembentukan kristal oksalat dan mengurangi risiko nefrolitiasis atau batu ginjal.
Baca juga: 10 Keutamaan Puasa Senin Kamis, Meninggikan Derajat Hingga Menjaga Kesehatan Jantung
3. Lemon
Lemon rendah oksalat dan mengonsumsi jusnya dapat membantu mencegah pembentukan batu.
Selain itu, lemon tinggi kalium dan asam sitrat yang cenderung meningkatkan volume urin dan mengeluarkan oksalat dari ginjal.
4. Pisang
Menurut sebuah penelitian, vitamin B6 membantu mengurangi pembentukan oksalat dalam urin.
Pisang adalah sumber yang kaya vitamin B6 dan mengonsumsinya dapat membantu mengurangi konsentrasi oksalat dalam urin.
5. Pepaya
Sebuah penelitian menyebutkan potensi antiurolitik pepaya dalam pengobatan tradisional untuk pengobatan batu saluran kemih.
Pepaya dikenal luas dapat mengurangi risiko pembentukan batu ginjal dan dianggap baik untuk kesehatan ginjal.
Baca juga: Ternyata, 4 Bahaya Konsumsi Susu Sapi Berlebihan bagi Kesehatan: Memicu Alergi hingga Jerawat
6. Semangka
Semangka rendah oksalat dan kandungan kalium yang tinggi dalam buah ini membantu mengatur kadar asam dalam urin.
Kalium bertindak sebagai pelarut alami batu ginjal sehingga mencegah pembentukannya.
7. Plum
Plum merupakan buah rendah oksalat yang dapat mencegah risiko pembentukan batu di ginjal.
Jus plum dianggap yang terbaik untuk kesehatan ginjal.
Selain itu, konsumsilah plum dalam jumlah sedang (plum kering) karena mengandung sedikit lebih banyak oksalat daripada plum segar.
Sayuran
8. Lobak
Lobak mentah hijau ramah ginjal karena rendah kandungan oksalat.
Juga, lobak tinggi kalium, vitamin C dan serat yang berkontribusi pada kesehatan ginjal dengan meningkatkan volume urin.
Baca juga: Jangan Sepele, Ini 13 Manfaat Besar Buah Kelengkeng untuk Kesehatan, Bisa Obati Insomnia Juga
9. Bok Choy
Bok choy, juga dikenal sebagai kubis Cina, rendah oksalat dan tinggi kalsium.
Bok Choy enak rasanya dan bisa ditambahkan ke berbagai kari dan sup.
Bok choy dapat membantu mencegah batu ginjal dengan mengurangi penyerapan asam oksalat di usus.
10. Kacang panjang
Batu ginjal mulai terbentuk ketika karena dehidrasi, urin menjadi jenuh dan molekul oksalat yang tidak larut mulai mengkristal.
Kacang panjang mengandung lebih sedikit oksalat sehingga dapat membantu mencegah pembentukan kristal oksalat di ginjal.
11. Mentimun
Mentimun bertindak sebagai pelarut alami dan membantu melarutkan kristal oksalat kecil.
Baca juga: Ternyata, Daun Singkong Bermanfaat untuk Kesehatan, Salah Satunya Atasi Penyakit Stroke
Mentimun membantu ginjal mengeluarkan asam urat ekstra dari tubuh, yang dapat mengkristal dan membentuk batu ginjal.
Pastikan mengonsumsi mentimun tanpa menambahkan garam karena dapat menimbulkan efek samping.
12. Bawang
Kebiasaan makan memainkan peran penting dalam pencegahan batu ginjal.
Bawang bombay yang dicincang dan segar dapat menjadi bagian dari diet rendah oksalat dan dapat mengurangi risiko batu ginjal secara maksimal.
Masukkan setiap hari ke dalam makanan Anda dengan menambahkan kari atau sup atau dengan memakannya mentah.
13. Ketumbar
Daun ketumbar mentah sangat rendah oksalat.
Menambahkannya ke dalam makanan dapat membantu mencegah risiko pembentukan batu kalsium oksalat.
Selain itu, nutrisi lain dalam daun ketumbar seperti kalsium, kalium, dan beta-karoten dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal.
Baca juga: Yuk, Kenali Nutrisi dan Manfaat Susu Gandum Oats Bagi Kesehatan
14. Zucchini
Zucchini membantu mencegah pembentukan batu yang mirip dengan mentimun dan bawang.
Zucchini membantu meningkatkan kandungan air dalam tubuh, yang selanjutnya membantu mengeluarkan kristal oksalat dari ginjal.
15. Yoghurt Rendah Lemak
Makanan kaya kalsium memiliki efek perlindungan terhadap pembentukan batu ginjal.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Clinical Journal of American Society of Nephrology , yoghurt rendah lemak mengandung kalsium yang tinggi dan dengan demikian, membantu mengikat molekul oksalat dan membuangnya dari ginjal.
16. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel adalah makanan paling alami untuk mengurangi ukuran batu ginjal pada orang yang sudah menderita kondisi tersebut.
Asam asetat dalam cuka membantu memecah dan melarutkan batu dan juga mencegah pembentukan batu baru.
Baca juga: 10 Tanda-tanda Kesehatan Terganggu, Darah Rendah Kambuh, Drop Tiba-tiba, Ini Risikonya
17. Bawang Putih
Bawang putih adalah bumbu ramah ginjal terbaik yang dapat membantu mencegah kristalisasi oksalat di ginjal.
Efek renoprotektif dari jus bawang putih juga membantu memperbaiki cedera yang berhubungan dengan ginjal dan mempertahankan fungsinya dengan tepat.
18. Santan
Santan memiliki banyak peran penting dalam mengobati masalah ginjal, termasuk batu ginjal.
Sifatnya yang menghidrasi dapat membantu mencegah risiko batu ginjal. Namun, batasi konsumsinya jika Anda menderita penyakit ginjal kronis. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
Baca juga berita lainnya
Baca juga: 3 Tahun Pacaran Tak Ada Kepastian, Wanita ini Pilih Pria Lain yang Siapkan Mahar Fantastis
Baca juga: Diajak Jalan-jalan Lalu Dicekoki Miras, Gadis 14 Tahun Dirudapaksa 5 Pria di Bak Sampah
Baca juga: Masih Berjuang Lawan Covid-19, Ustaz Yusuf Mansur Rayakan Ulang Tahun Ke-44 di Rumah Sakit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/batu-ginjal_20180507_144813.jpg)