Selasa, 21 April 2026

Berita Internasional

Dua Bulan Vakum, Pendemo Pro Demokrasi Thailand Turun Lagi ke Jalan, Bunyikan Panci dan Wajan

Mereka membunyikan panci dan wajan, taktik yang ditiru dari pengunjuk rasa Myanmar saat berdemo menentang kudeta militer.

Editor: Saifullah
AP PHOTO/SAKCHAI LALIT
Pendemo pro-demokrasi memadati jalan untuk menuntut pembebasan aktivis di Bangkok, Thailand, pada Rabu (10/2/2021). Massa mendesak pemerintah mundur, mengubah undang-undang menjadi lebih berpihak pada demokrasi, dan kerajaan bisa memegang kepercayaan.(AP PHOTO/SAKCHAI LALIT) 

SERAMBINEWS.COM - Aksi unjuk rasa kembali terjadi di Bangkok, Ibu Kota Thailad, setelah selama dua bulan vakum.

Para pengunjuk rasa di negeri ‘Gajah Putih’ itu sepertinya terinspirasi dari aksi demo di Myanmar yang menentang kudeta militer.

Ribuan pendemo pro-demokrasi Thailand tersebut kembali terjun ke jalan-jalan di Bangkok pada Rabu (10/2/2021) kemarin.

Mereka membunyikan panci dan wajan, taktik yang ditiru dari pengunjuk rasa Myanmar saat berdemo menentang kudeta militer.

Demo Thailand pecah lagi sehari setelah pengadilan menolak jaminan untuk empat tokoh demokrasi terkemuka yang dijerat dengan hukum pencemaran nama baik kerajaan.

Tiga Sekolah di Abdya Terima Penghargaan Gugus Depan Tergiat

Empat Drone Houthi Serang Bandara Abha Arab Saudi, Pesawat Komersil Jadi Sasaran Tembak

VIDEO Viral Video Masjid Apung di Pacitan Hanyut hingga ke Lautan

Sejak demo pro-demokrasi dimulai pada Juli 2020, lebih dari 50 demonstran didakwa berdasarkan undang-undang dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Puncaknya adalah saat puluhan ribu orang berkumpul di Bangkok untuk mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Prayut Chan-o-Cha.

Kemudian yang terbaru pada Rabu (10/2/2021), ribuan pedemo memadati distrik perbelanjaan di pusat kota dengan meneriakkan "Prayut, pergi" sambil memukul panci dan wajan.

"Hari ini hari pertama pertempuran tahun ini," kata pemimpin demo Panusaya Sithijirawattanakul.

"Tujuan kami tahun ini adalah membawa jutaan orang ke jalan, dan ketika lebih banyak yang keluar tuntutan kami akan menjadi kenyataan," lanjutnya dikutip dari AFP.

VIDEO Caca Mantan Istri Andika Kangen Band Ditangkap Karena Kasus Narkoba

Kabar Gembira! Pemerintah Gulirkan Program JKP, Pekerja Kena PHK Diberi Upah 45 Persen dari Gaji

Kanwil Kemenkumham Aceh Deklarasikan Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM 2021

Setelah malam tiba, mereka menyerbu kantor polisi terdekat dan meluapkan amarah karena beberapa pengunjuk rasa ditahan.

Namun, sekitar pukul 21.00 waktu setempat, penyelenggara demo mengumumkan demonstrasi sudah berakhir.

Sejumlah pekerja migran Myanmar ikut serta dalam demo Thailand, dengan dalih solidaritas atau nilai-nilai pro-demokrasi.

Sementara itu di Myanmar sendiri, banyak orang membunyikan panci dan wajan setiap malam.

Praktik itu secara tradisional dikaitkan dengan pengusiran roh jahat, tetapi kali ini dipakai untuk mengusir para jenderal.

Viral Kosan Cewek Dimasuki Bapak-bapak, Mau Gak Sama Bapak, Nengnya Udah Punya Cowo?

Keuchik dan Bendahara Saling Bersaksi di Sidang Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Ujong Pacu

Penyidik KPK Dipolisikan PPMK Gara-gara Cuitan di Twitter, Dituduh Sebarkan Hoaks dan Provokasi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved