Breaking News:

Pamit ke Keluarga Merantau ke Riau, Mantan Anggota DPRK Pidie Jaya Antar 5 Kg Sabu ke Palembang

Sebelum diringkus, Saiful Bahri meminta izin kepada keluarga kalau dirinya ingin pergi merantau ke Pekanbaru, Riau.

TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Saiful Bahri (39), mantan anggota DPRD Kabupaten Pidie Aceh ditangkap BNN Sumsel dengan barang bukti 5 kg sabu dan kasusnya dirilis Rabu (3/3/2021). 

SERAMBINEWS.COM, PALEMBANG  - Mantan anggota DPRK Pidie Jaya, Saiful Bahri nekat memilih menjadi kurir sabu.
Keputusan itu dilakukannya setelah tidak terpilih lagi menjadi anggota dewan.

Kecuali itu, pasca Pemilu yang membuat dirinya gagal, utang Saiful Bahri menumpuk sehingga tak mampu dilunasi lagi.

Tak ada pilihan lain, dia banting setir menjadi kurir narkoba antar provinsi.

Akhirnya, pertualangan Saiful Bahri terhenti ketika dia ditangkap BNN Sumatera Selatan (Sumsel) dengan barang bukti 5 kg sabu.

Sebelum diringkus petugas, Saiful Bahri meminta izin kepada keluarga kalau dirinya ingin pergi merantau ke Pekanbaru, Riau.

Merantau ke Pekanbaru beralasan untuk untuk membuka showroom jual beli mobil bekas.

"Keluarga tidak ada yang tahu kalau menjadi kurir narkoba. Keluarga tahunya menjual mobil bekas di Pekanbaru," katanya.

Seperti diketahui, Saiful Bahri sempat menjadi anggota dewan Pengganti Antar Waktu (PAW) Kabupaten Pidie Jaya tahun 2018.

Setahun menjadi anggota dewan, Saiful Bahri memutuskan untuk kembali mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

Namun, usahanya untuk menjadi anggota legislatif gagal.

Halaman
1234
Editor: Imran Thayib
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved