Breaking News:

Berita Lhokseumawe

TNI AL Tangkap Dua Pria Jaringan Malaysia Membawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Karimun Kepri

Mereka berdua ditangkap di Pelantar Pulau Judah, Kecamatan Moro, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
Dok Koarmada I
Komandan Lantamal IV, Laksma TNI Indarto Budiarto, SE, MHan didampingi Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Sumantri K, MM, serta BNN Kota Batam dalam konferensi pers penangkapan penyeludup narkoba yang diduga jaringan Malaysia-Indonesia di Mako Lanal Batam, Kamis (25/3/2021). 

Laporan Zaki Mubarak | Batam

SERAMBINEWS.COM, KEPRI - Pangkalan TNI Angkatan Laut Batam (Lanal Batam) berhasil menangkap dua pelaku diduga kurir penyeludupan sabu yang dibawa dari Malaysia di Pulau Judah, Kecamatan Moro, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau atau Kepri, Kamis (25/3/2021).

Penangkapan itu dibenarkan Komandan Lantamal IV, Laksma TNI Indarto Budiarto, SE, MHan, didampingi Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Sumantri K, MM, serta BNN Kota Batam, dalam konferensi pers penangkapan penyeludup narkoba yang diduga jaringan Malaysia-Indonesia di Mako Lanal Batam.

Dalam keterangan tertulis, Danlantamal IV, Laksma TNI Indarto Budiarto mengatakan, kronologi penangkapan bermula pada Rabu (24/3/2021) sekitar pukul 08.00 WIB, tim dari Lanal Batam menangkap dua orang dengan inisial M (39) dan K (37).

Mereka berdua ditangkap di Pelantar Pulau Judah, Kecamatan Moro, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri.

Dari hasil penangkapan itu, ikut diamankan 4 bungkus paket sabu seberat kurang lebih 4 kilogram (Kg). Selanjutnya pelaku dan barang bukti  dibawa ke Mako Lanal untuk dilakukan proses hukum.

Baca juga: VIDEO - Bocah Ini Temani Ayahnya Ketemu Wanita Lain di Cafe, Anak Cerita ke Ibu soal Perselingkuhan

Baca juga: Tiga Pelaku Penggelapan Mobil PT Adira Finance Takengon Divonis Penjara

Baca juga: Rekam Jejak Syarwan Hamid, dari Meredam Konflik GAM di Aceh Hingga Kembalikan Gelar Adat Melayu

"Penggagalan penyeludupan narkotika tersebut berawal  dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti Lanal Batam dengan melakukan pengamatan dan penyelidikan serta penyekatan yang melibatkan KAL Pulau Nipah dan Sea Rider," jelas Danlantamal IV.

Menyikapi penangkapan tersebut, Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, SE, MM secara terpisah di Jakarta mengatakan, penangkapan dua pelaku yang membawa narkoba jenis sabu di Pelantar Pulau Judah, merupakan bentuk kerja sama petugas dan masyarakat yang memberikan informasi di lapangan.

"Sekecil apa pun informasi akan kita tindaklanjuti sebagai upaya untuk mencegah keluar masuknya barang haram melalui perairan di Wilayah Kerja Koarmada I,” tegas Panglima Koarmada I.

Ia berharap, dengan kehadiran patroli dan melakukan pengawasan di perairan, khususnya perairan yang disinyalir menjadi jalur penyelundupan narkotika ini, para pelaku akan mengurungkan niat untuk melakukan aksi penyelundupan barang haram itu.

“Ini sebagaimana menindaklanjuti komitmen Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, SE, MM,” paparnya.

Baca juga: Tips Puasa yang Sehat untuk Anak, Tak Dianjurkan Minum Minuman Dingin saat Berbuka,  Ada Apa

Baca juga: Tokoh Senior Golkar Berkumpul di Hotel Bicara Soal Penyelamatan Partai, Ada Apa?

Baca juga: Bagaimana Hukumnya Bila Puasa tapi Tak Mengerjakan Sholat? Ini Kata Ulama

Koarmada I tidak akan pernah mengendorkan komitmennya dalam melakukan pemberantasan segala bentuk pelanggaran hukum dan kejahatan di laut yurisdiksi nasional.

“Utamanya di wilayah kerja Koarmada I walaupun di tengah pandemi Covid-19," pungkas Pangkoarmada I.

Terhadap dua orang pelaku dengan inisial M dan K beserta barang bukti berupa 4 bungkus paket sabu seberat kurang lebih 4 Kg, selanjutnya diserahkan BNN untuk diproses hukum lebih lanjut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved