Kupi Beungoh
Jejak Langkah Nova: Merajut Mimpi Pendahulu
Di mana, Gubernur Aceh Nova Iriansyah mencoba melanjutkan mimpi para gubernur terdahulu: menghubungkan setiap kabupaten/kota di Aceh.
Perekonomian masyarakat harus diungkit dengan dukungan pembangunan infrastruktur dari pemerintah.
Bukannya tanpa rintangan. Protes bermunculan.
Namun bukankah setiap kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah telah melewati berbagai uji dan pertimbangan?
Masyarakat tetap yang utama. Mereka adalah yang punya kawasan. Mereka paling mengerti akan kebutuhan.
Untuk menjaring aspirasi itu, gubernur berkeliling Aceh.
Satu-dua masyarakat ditanya pendapat.
Para bupati dan wali kota ikut memberi alasan.
Lantas ditemui kesimpulan dari jawaban para masyarakat.
Semua kompak menjawab: jalan itu adalah kebutuhan utama. Adanya jalan jadi pembuka bagi masuknya berbagai akses ekonomi ke semua sendi, ke semua lapisan masyarakat.
Usai mendapat dukungan bupati dan wali kota serta DPRA--tentunya dukungan jutaan masyarakat Aceh--, jalan itu kemudian dibangun.
Dimulai dengan peletakan batu pertama pembangunan jalan Sinabang dan Bendungan Sigulai di Simeulue pada Selasa awal Februari lalu.
Berlanjut je Aceh Barat Daya yaitu jalan Babahrot batas Gayo Lues dan Jalan Trumon – Beuloh Seuma di Kabupaten Aceh Selatan.
Baca juga: Ciptakan 61 Inovasi Sejak Pandemi Covid-19
Baca juga: Tiga Pesan Penting Gubernur Nova Iriansyah untuk 15 Pejabat Baru di Pemerintahan Aceh
Harus Taat Aturan
Baru-baru ini Gubernur juga meninjau pembangunan jalan tembus Jantho-Lamno.
Kebijakan Gubernur sedikitpun tidak gegabah. Semua ide dan saran ditampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/iswanto-karo-humas-pemerintah-aceh.jpg)