Kupi Beungoh
Merokok Salah Satu Faktor, Pemicu Migrain
Berhenti merokok bukan merupakan prihal yang mudah untuk dilakukan seorang perokok berat, baik secara fisik maupun mental.
Salah Satu hal yang paling mugkin agar untuk mengurangi sakit kepala sebelah atau migrain, setelah merokok, adalah mengurangi merokok dan untuk jangka panjang, stop merokok.
Berhenti merokok bukan merupakan prihal yang mudah untuk dilakukan seorang perokok berat, baik secara fisik maupun mental.
Adapun cara yang bisa dilakukan untuk berhenti merokok yang mengakibatkan migrain, antara lain kurangi berkumpul dengan sesama perokok, kurangi minum kopi dan minuman berakohol.
Selanjutnya mengikuti terapi perilaku dengan mengikuti konseling yang memfokuskan pada strategi berhenti merokok.
Terapi ini dilakukan dengan bicara pada konselor dalam sesi psikoterapi, agar mendapatkan hasil maksimal terapi ini dapat dipadukan dengan terapi penganti nikotin atau biasa di sebut nicotine replacement therapy (NRT).
NRT dapat membantu mengurangi hasrat tubuh untuk kembali merokok saat tubuh mulai merasakan hilang asupan nikotin.
Sumber NRT beragam , nikotin tempel seperti stiker, yang di tempelkan pada kulit, bombon karet dan bisa dengan cara disemprotkan ke mulut. Setelah anda berhenti merokok, anda juga akan berhenti merasakan sakit kepala sebelah, setelah merokok.
*) PENULIS adalah Seorang Dokter di Banda Aceh.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca juga: KAPRa Apresiasi Polres Gayo Lues Ungkap Dugaan Korupsi Program Karantina Hafiz dan Tahan 3 Tersangka
• Rubiah Terkurung di Kamar Mandi, Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Jadi 7 Unit
Baca juga: Puasa Datangkan Kesehatan dan Keberkahan
Baca juga: SMAN 2 Bireuen Seleksi Calon Siswa Baru, Ini Jadwalnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-aidil-fiqri.jpg)