Breaking News:

Internasional

Petinggi AS di Timur Tengah Sebut Sekutunya Mulai Gelisah Terhadap Program Nuklir Iran

Pejabat tinggi Presiden AS Joe Biden yang juga senator AS mengunjungi Timur Tengah pada Senin (3/5/2021) menyebut sekutunya mulsi gelisah atas program

Editor: M Nur Pakar
AP
Senator AS, Chris Coons 

Ketika diminta untuk menjelaskan lebih lanjut, Coons menolak saran masukan UEA dalam pembicaraan dengan Iran selama lima tahun terakhir.

"Saya sama sekali tidak bermaksud mengatakan ada kesepakatan dalam pekerjaan di mana Emirat akan mengamankan apapun," katanya.

Wina adalah tempat di mana pemerintah Amerika Serikat bernegosiasi, tetapi ketegangan di Temur Tengah terus meningkat.

Untuk menekan pemerintahan Biden agar mencabut sanksi dan kembali mematuhi kesepakatan itu, Iran terus-menerus melanggar batasan perjanjian pada pengayaan uranium.

Perang bayangan panjang antara Israel dan Iran telah diintensifkan , dengan serangan Israel diduga di kapal Iran di perairan Timur Tengah yang mudah menguap di fasilitas nuklir Natanz Iran.

Dalam tur yang dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan politik, ekonomi, budaya, dan keamanan yang telah berlangsung lama, beberapa pejabat senior pemerintahan Biden mengunjungi Arab.

Termasuk Brett McGurk dari Dewan Keamanan Nasional dan Derek Chollet dari Departemen Luar Negeri, yang juga mengunjungi Abu Dhabi, Riyadh, Amman dan Kairo dalam pekan ini.

Chris Murphy bergabung dengan kesibukan aktivitas diplomatik di wilayah tersebut minggu ini, terbang ke Oman, Qatar dan Jordania untuk pembicaraan tentang solusi politik untuk perang di Yaman.

Baca juga: Pemerintah Yaman Minta Iran Mendukung Perdamaian, Hentikan Pasokan Senjata ke Milisi Houthi

Dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press (AP) dari Amman, Murphy memuji pengaruh pemerintahan Biden pada langkah-langkah baru-baru ini di kawasan itu untuk meredakan ketegangan.

Seperti inisiatif gencatan senjata Arab Saudi yang ditujukan kepada pemberontak Houthi yang didukung Iran.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved