Senin, 8 Juni 2026

Kupi Beungoh

Berinovasi untuk Sekolah di Masa Covid-19, Mungkinkah?

Lalu mungkinkan inovasi diwujudkan pada sekolah/ madrasah apalagi dengan adanya tantangan Covid-19?

Tayang:
Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Dr. Muslem Daud, M.Ed, Ketua LPPM Universitas Serambi Mekkah, Tim Madrasah Development Center Kemenag Aceh. 

Dalam pasal 3 menyebutkan standar-standar dimaksud:

1. standar kompetensi lulusan;

2. standar isi;

3. standar proses;

4. standar penilaian

5. standar tenaga kependidikan;

6. standar sarana dan prasarana;

7. standar pengelolaan; dan

8. standar pembiayaan. 

Artinya, jika sekolah memenuhi standar minimal ditetapkan, maka sekolah sudah dikelola dengan baik.

Namun untuk berinovasi, maka sekolah/madrasah harus melampaui standar ditetapkan.

Sehingga punya nilai tambah, melalui berbagai inovasi-inovasi baru.

Pencapaian inovasi tersebut sebagaimana didefinisikan di atas tadi, turut ditentukan oleh usaha kolektif dan dimenej dengan baik.

Jika saja seorang guru melakukan upaya-upaya pembelajaran terbaiknya di atas rata-rata rekan sejawatnya misalnya, maka boleh jadi upayanya tidak terexpose dan tidak diadopsi oleh pihak lain.

Ini berarti inovasinya terhenti dipromosi.

Baca juga: Aceh Peringkat 8 Nasional Jumlah Siswa yang Lulus SBMPTN 2021

Baca juga: ‘Pendidikan Aceh belum Lebih Baik’

Baca juga: Rektor UIN Ar-Raniry Prof Warul Walidin Sebut Pendidikan Aceh Sudah On The Track, Ini Indikatornya

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved