Breaking News:

Idul Adha 1442 H

Sulit Bepergian Karena PPKM, Sahkah Kurban di Kampung Halaman Bila Tidak Disaksikan? Ini Ulasannya

Penjelasan soal sah atau tidaknya kurban yang disembelih tanpa disaksikan langsung oleh sohibul kurban ini dibahas UAS dalam sebuah video yang diungga

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Perayaan Idul Adha 2021. 

SERAMBINEWS.COM - Sahkah kurban jika tidak disaksikan langsung saat disembelih?

Sebagian orang mungkin masih ragu dan bertanya-tanya soal tersebut.

Sebab, dengan beberapa alasan, orang yang melaksanakan kurban mungkin tidak bisa hadir menyaksikan hewan ternaknya yang disembelih pada hari raya Idul Adha.

Seperti misalnya orang yang tidak sanggup menyaksikan tumpahan darah hewan ternak saat disembelih atau mereka yang menyedekahkan kurban di daerah pedalaman yang jauh dari rumah.

Apalagi saat ini, pemerintah telah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di beberapa titik wilayah di Indonesia.

Untuk diketahui, demi menekan laju Covid-19, pemerintah mulai hari ini, Senin (12/7/2021) telah memberlakukan  kebijakan PPKM darurat di 15 kabupaten atau kota di luar pulau Jawa dan Bali.

Kebijakan ini akan dilakukan hingga 20 Juli 2021 mendatang, atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 15, 16, dan 18 Tahun 2021, kebijakan PPKM darurat membatasi sejumlah kegiatan masyarakat di segala sektor dan tempat.

Baca juga: MPU Keluarkan 6 Poin Terkait Idul Adha, Minta Masyarakat Gemakan Takbir dan Tetap Berkurban

Baca juga: Bolehkah Ayam Dijadikan Hewan Kurban? Simak Penjelasan Abu Mudi

Termasuk pada sektor transportasi dan pelaku perjalanan domestik untuk jarak jauh.

Pelaku perjalanan domestik yang bepergian baik menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, atau transportasi umum jarak jauh, wajib menunjukkan kartu vaksin atau hasil PCR.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved