Viral Medsos
Viral Kisah Korban Tsunami Aceh Tinggal Dibawah Kolong Jembatan Sei Deli Medan, Wagub Sumut Terkejut
Satu keluarga yang diduga korban tsunami Aceh 2004 tinggal dibawah kolong jembatan Sei Deli, Medan, Sumatera Utara (Sumut) menjadi viral di medsos.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
“Kami mau makan cari sendiri. Kerja ngumpul (mulung) kadang di lampu merah minta sedekah,” jelas wanita dalam video tersebut.
Dalam narasi yang beredar, keluarga Anita sebelum tinggal di kolong jembatan mereka sempat tinggal di emperan toko-toko di kawasan jembatan sungai Deli itu.
Baca juga: Sempat Dikira Meninggal karena Tsunami Aceh, Asep Ternyata Masih Hidup, Doa & Firasat Ibu Jadi Nyata
Baca juga: Dikenang Sebagai Syuhada & Meninggal saat Tsunami Aceh 17 Tahun Lalu, Polisi Ini Ditemukan di RSJ
Hujan, panas dan dinginnya angin malam membuat mereka berpindah ke kolong jembatan.
Di situlah pilihan Anita untuk berteduh, memasak dengan menggunakan kayu.
Tantangan terbesar mereka adalah ketika air sungai naik atau meluap.
Mereka lari menyelamatkan diri dari sela-sela jembatan.
Untuk menjalani hidup sehari-hari untuk mandi cuci kakus (mck) mereka memanfaatkan aliran sungai .
Anita berharap pemerintah memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan pekerjaan untuk mereka.
"Harapan kami ya berubah bisa punya rumah ada kerja masing masing bisa menghidupi anak-anak kakak ini," ungkapnya.
Baca juga: 32 Tahun Terpisah, Hamzah Bertemu Keluarganya karena Google Maps, Sempat Mengira Hilang Saat Tsunami
Baca juga: 32 Tahun Warga Ini Menghilang & Sempat Diduga Ikut Menjadi Korban Tsunami, Ditemukan Lewat Facebook
Ditanya ingin balik ke Sigli atau tidak, Anita mengatakan bahwa sanak saudara yang berasal dari ayah dan ibunya sudah tidak ada lagi karena meninggal kena tsunami.
“Insyaallah mau (balik ke Sigli). Cuma disana kami ke rumah wawak. Karena keluarga golongan darah mamak sama ayah udah ga ada lagi, meninggal semua kena tsunami,” ujarnya.
Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah akan berkoordinasi dengan Walikota Medan, Bobby Nasution.
"Memang masyarakat ini tidak terdata kependudukannya bukan penduduk Sumatera Utara setelah saya berbicara tadi sama dia, tapi bukan keinginan dia juga untuk miskin dan tidak punya tempat tinggal, tapi inilah fakta yang terjadi di masyarakat kita," ujarnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca Juga Lainnya:
Baca juga: Raffi Ahmad Cerita Pernah Hanya Dibayar Rp 500 Ribu Hingga Rp 100 Juta dan Habis untuk Bayar Cicilan
Baca juga: Aneh Tapi Nyata, Hanya Karena Suami Ikut CPNS, Sang Istri Berang hingga Meminta Cerai
Baca juga: Awas, Petir Kembali Telan Korban, BMKG Bagikan Tips Cegah Sambaran Petir, Catat dan Terapkan