Breaking News:

Berita Aceh

IMB Berbasis Aplikasi Masih Terhambat, Pengembang Perumahan di Aceh Menjerit, Ini Cara Pengajuan

Proses pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) masih terhambat.

Editor: M Nur Pakar
For Serambinews.com
Ketua Apersi Aceh, Afwal Winardy ST MT saat menghubungi pihak perbankan tentang KPR bagi calon pembeli rumah di Banda Aceh, Selasa (6/7/2021). 

BANDA ACEH - Proses pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) masih terhambat.

Sehingga, penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) juga terkendala.

Perubahan itu telah diambil ole Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kemen PUPR.

Dimana telah meluncurkan layanan Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) berbasis web sebagai pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada awal Agustus 2021.

Ketua Apersi Aceh, Afwal Winardy ST MT, Kamis (2/9/2021) mengatakan para pengembang perumahan di Aceh kembali dihadapkan dengan sulitnya memperoleh IMB.

"Para developer di Aceh kembali dihadapkan dengan kesulitan pengembang memperoleh IMB berbasis web," jelasnya.

Baca juga: Apersi Aceh Minta Perbankan Permudah KPR dan Pembiayaan Konstruksi, Pengembang Sudah Kelabakan

Afwal menyatakan kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa minggu terakhir ini, seusai pemerintah meluncurkan IMB berbasis aplikasi pada awal Agustus 2021.

Dia mengungkapkan sejumlah developer yang telah siap mengajukan KPR ke perbankan untuk calon konsumen harus menunggu lagi.

"Rumah sudah siap dibangun dan siap huni, tetapi pengajuan KPR ke perbankan belum dapat diproses, karena IMB belum bisa dikeluarkan pihak terkait," ujar Afwal.

Afwal mengaku sejumlah anggota Apersi Aceh telah melaporkan kepada dirinya, tentang kesulitan memperole IMB berbasis web.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved