Berita Banda Aceh
Ikatan Alumni UTU Rapat Kerja Perdana di Kota Sabang, Ini Poin-poin yang Menjadi Penekanan
Komunikasi dan koordinasi sangat diperlukan untuk mendukung solidaritas antar pengurus, maka jaga komunikasi antar sesama pengurus IKA.
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
Selanjutanya membuka jejaring kerja sama yang lebih luas, baik lembaga dan perusahaan dalam menunjang penyerapan para alumni UTU serta mendorong di bukanya usaha-usaha yang baru, kreatif dan inovatif serta berdaya saing.
Baca juga: Petugas Penyelamat Oman Selamatkan Delapan Warga dari Topan Shaheen
Baca juga: Kabar Gembira, Polres Aceh Jaya Gratiskan Pengurusan SKCK, Syaratnya Sudah Jalani Vaksinasi Coid-19
Lalu, peran Alumni UTU sebagai narasumber pada kegiatan webinar atau dapat memfasilitasi mendatangkan para pakar yang ada di tingkat nasional untuk memberikan kuliah tamu atau pelatihan di UTU.
Harapannya hal itu harus terus ditingkatkan sebagaimana yang sudah beberapa kali dilakukan oleh IKA UTU, sebut Arhamar.
Diterangkan oleh Arhamar, program kerja dalam jangka pendek, berupapenyempurnakan website IKA UTU dan ke depan diupayakan membuat sebuah jurnal atau buku bunga rampai sebagai wadah komunikasi serta informasi tentang kegiatan IKA UTU kepada para alumni yang berada di berbagai daerah di Indonesia.
"Membahas program kerja yang dilakukan IKA UTU di masa pandemi ini sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang seperti kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan dan lain-lain," sebut Arhamar.
Baca juga: Rumah Pj Pengulu Rema Baru & 2 Rumah Anaknya Terbakar, 2 Rumah Menantu Rusak, Begini Kronologisnya
Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Pesankan Dibuat Barcode Tentang Jejak Sultan Aceh Muhammad Daud Syah
Di akhir penjelasannya, Arhamar juga menungkapkan rencananya akan dilaksanakan rapat kerja pada kesempatan berikutnya dengan mengundang seluruh anggota Pengurus IKA UTU.
"Kita berharap kondisi pandemi ini segera berlalu. Bila memang tidak memungkinan tetap dilaksanakan, tapi secara daring," pungkasnya sembari menjelaskan jumlah peserta raker dibatasi dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
Hadir pada raker tersebut sejumlah pengurus inti, mulai Sekretaris Jenderal IKA UTU, Ishalyadi SKM MKes, Bendahara Umum, Rahmat Maulizar SAn serta sejumlah anggota dewan penasehat, dewan pakar dan para ketua bidang di dalam Kepengurusan IKA UTU.(*)
Baca juga: Residivis Ini ‘Buang’ Sepmor Curian Bila tidak Laku Dijual, Lalu Beraksi Lagi Curi Motor Lebih Bagus
Baca juga: Siswi Lemas & Kebas Usai Divaksin, Cabdis Pendidikan Aceh Tamiang Bantah Wajibkan Siswa Vaksin Covid
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/utu_rakor_2021.jpg)