Terkait Bisnis PCR PT GSI, Ini Penjelasan Luhut dan Bos Indika

Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjadi salah satu pejabat yang disebut terlibat bisnis tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
Dokumentasi Facebook Resmi Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tengah mengadakan rapat koordinasi secara daring dengan kementerian dan lembaga terkait membahas perkembangan program padat karya, di Jakarta, Senin (15/2/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Aturan terkait syarat perjalanan menggunakan pesawat yang berubah-ubah, membuat dugaan keterlibatan pejabat dalam bisnis PCR mencuat.

Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjadi salah satu pejabat yang disebut terlibat bisnis tersebut.

Mengutip dari Kompas.com, Selasa (9/11/2021), Luhut memang memiliki saham di PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), salah satu perusahaan yang menyediakan alat tes PCR di Indonesia.

Kepemilikan Luhut di GSI adalah secara tak langsung, yaitu melalui 2 perusahaan tambang yang terafiliasi dengannya.  Yaitu PT Toba Sejahtera Tbk (TOBA) dan PT Toba Bumi Energi.

Sebenarnya, bukan hanya Luhut yang memiliki saham di GSI.

Perusahaan yang berdiri di awal pandemi 2020 itu juga dimiliki oleh Garibaldi Thohir, yang merupakan kakak Menteri BUMN Erick Thohir.

 Ada juga Bos Indika Energy yang juga Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid.

Tingginya permintaan dan dukungan modal yang besar, membuat GSI mampu melakukan tes PCR sebanyak 5.000 tes per hari. 

GSI juga memiliki fasilitas laboratorium yang modern, yang  berstandar Biosafety Level (BSL) 2+, serta memiliki sejumlah cabang di Jabodetabek.

Laboratorium GSI juga mampu memberikan hasil tes PCR dalam waktu cepat.

Tarif tes PCR di PT GSI saat ini sebesar Rp 275.000, sesuai dengan evaluasi dari Kementerian Kesehatan.

Sementara untuk tes swab antigen dipatok Rp95.000.

Setelah bisnis PCR PT GSI ramai dibahas, Arsjad Rasjid pun memberikan klarifikasi.

Ia mengaku dirinya lah yang mengusulkan pendirian PT GSI.

Ia menyatakan, GSI dibentuk sebagai wujud kepedulian pengusaha untuk membantu memberikan layanan tes PCR yang cepat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved