Breaking News:

Kajian Islam

Masbuk Shalat Jumat di Rakaat Kedua, Apa Sah & Tak Perlu Lanjut Shalat Dzuhur? Ini Kata Buya Yahya

Buya Yahya dalam video itu menjelaskan, saat mengerjakan Shalat Jumat secara berjamaah, makmum harus mendapatkan satu rakaat mengikuti imam.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
YOUTUBE/AL-BAHJAH TV
Buya Yahya menjelaskan tentang masbuk shalat Jumat 

SERAMBINEWS.COM - Jika masbuk Shalat Jumat sudah di rakaat kedua, apakah sah dan tidak perlu diganti dengan Shalat Dzuhur?

Seperti diketahui, shalat Jumat merupakan kegiatan ibadah yang dilakukan muslim laki-laki secara berjamaah di setiap hari Jumat.

Bagi setiap muslim laki-laki yang tidak mempunyai halangan atau uzur, mengerjakan Shalat Jumat hukumnya adalah wajib.

Kewajiban melaksanakan Shalat Jumat ini disebutkan dalam Al Quran Surah Al Jum'ah ayat 9 berikut.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: "Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan Shalat Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat kepada Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

Dalam riwayat lain juga dijelaskan mengenai kepada siapa kewajiban Shalat Jumat dibebankan.

Baca juga: Masbuk Shalat Jumat Saat Imam Sudah Rakaat Kedua, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Seperti hadits riwayat An-Nasa’i dengan sanad sesuai standar syarat Imam Muslim berikut.

رَوَاحُ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ

Artinya, “Berangkat Jumat adalah kewajiban bagi setiap orang yang aqil baligh.”

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved