Breaking News:

Irwandi Diminta Rangkul Kembali Pengurus PNA versi KLB

Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres 2017, drh Irwandi Yusuf MSc, diminta untuk merangkul kembali pengurus

Editor: bakri
Wartakota/Henry Lopulalan
Irwandi Yusuf. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

BANDA ACEH - Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres 2017, drh Irwandi Yusuf MSc, diminta untuk merangkul kembali pengurus PNA versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang diketuai Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong.

Langkah ini perlu dilakukan demi keberlangsungan partai tersebut di masa mendatang.

Permintaan itu disampaikan Ketua Mahkamah Partai PNA kubu Irwandi, Sayuti Abubakar, setelah keluarnya putusan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Aceh

Menolak permohonan kubu Tiyong yang meminta Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan kepengurusan PNA diubah.

"Untuk yang mendukung PNA versi KLB, saran saya kalau masih bisa dirangkul, ya dirangkul kembali demi keberlangsungan partai ke depan," kata Sayuti menjawab Serambi, via telepon selulernya, Kamis (9/12/2021).

Mereka yang perlu dirangkul kembali, menurut Sayuti, adalah kader-kader yang hanya ikut-ikutan saat pelaksanaan KLB.

Namun, bagi mereka yang terlibat aktif merongrong kewibawan partai, sambungnya, harus diberi sanksi tegas berupa pemecatan.

"Berdasarkan komunikasi sebelumnya (dengan Irwandi), partai akan mengambil tindakan tegas terhadap Tiyong Cs yang selama ini sudah merongrong keutuhan dan kewibaan partai," ungkap Sayuti.

Tapi, Sayuti tetap berharap Irwandi bisa merangkul kembali pengurus PNA versi KLB.

"Terlepas dari hal-hal tersebut di atas, tentunya hal yang paling indah adalah ketika kita dapat merangkul semua kembali dalam PNA," sarannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved