Minggu, 26 April 2026

Jurnalisme Warga

Menikmati Aneka Kuliner di Taman Nan Asri, Paopia Garden

Pengunjung dapat menikmati menu kesukaannya di beberapa tempat, baik itu tempat terbuka maupun tertutup

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
CHAIRUL BARIAH, Dosen Fakutas Ekonomi Universitas Almuslim, Wakil Rektor II Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (Uniki), dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen, melaporkan dari Banda Aceh 

Menurut Bu Dewi, pelukisnya tenaga ahli khusus, tapi pekerjaan utamanya di kapal.

Dia hanya punya waktu untuk melukis di Paopia Garden saat tidak berlayar.

“Saat itulah dia melukis sesuai dengan intuisinya dan masukan dari kami,” ujar Bu Dewi.

Untuk desain tempat dan tata ruang Teuku Muzislah yang pegang kendali, meski beliau bukan insinyur arsitek, tetapi hasil karyanya patut diacungi jempol.

Penataan ruang ‘outdoor’ dengan konsep yang menarik menjadi ciri khas kafe ini.

Tempat bersantai bukan hanya di bawah pohon-pohon yang rindang tetapi tersedia juga pondok terbuka berlantai dua yang terbuat dari kayu.

Dari atasnya kita dapat menikmati hijaunya taman yang asri.

Menurut seorang pengunjung yang saya tanyai, lebih indah apabila kita duduk di malam hari, kesannya sangat istimewa.

Baca juga: Sore di Sabang Fair, Lokasi Anak Bermain Sekaligus Tempat Menikmati Kuliner

Baca juga: Halua Bluek, Kuliner Pidie yang Mirip Dodol

Restoran dan kafe yang bercorak alam ini sangat memanjakan tamu-tamunya.

Pelayanan yang ramah, sopan, dan berseragam menjadi daya tarik tersendiri.

Warna hijau adalah warna dominan yang menghiasi tempat ngopi dan makan yang nyaman ini.

Beberapa perusahaan dan instansi pemerintah sering menggunakan ruang pertemuan di kafe dan resto ini untuk meeting.

Hal yang unik, di kafe ini tidak ada alat pendingin ruangan atau AC karena semuanya terbuka, sehingga angin dengan leluasa masuk ke tempat-tempat yang tersedia di sini.

Saya tertarik mengunjungi lapangan golf mini.

Menurut pemiliknnya, awal dibuka lapangan ini lengkap peralatannya, sehingga anak-anak sangat senang bermain dan membawa pulang bola golf.

Tempat ini bukan hanya tempat menikmati kuliner yang aneka rasa, tetapi juga tempat memanjakan mata sambil menikmati taman yang asri sejuk, segar, dan nyaman.

Para wisatawan lokal, nasional, dan internasional juga diizinkan untuk mengunjungi tempat ini, walau hanya sekadar melepas lelah.

Produk kue bakpao dan bakpia yang gurih dan nikmat dari Paopia Garden ini juga telah menjadi oleh-oleh khas Aceh.

Kue ini telah dipasarkan ke beberapa kota di Indonesia, seperti Medan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan beberapa kota lainnya.

Walaupun ada yang sejenis di daerah lain, tapi ini beda rasanya, maka pengunjung yang pulang dari Aceh belum pas kalau belum membawa oleh-oleh khas Paopia Garden ini.

Perkembangan suatu daerah dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonominya.

Salah satu pendukungnya adalah kreativitas usaha dari masayarakat yang dapat menarik perhatian pelanggan atau konsumen.

Maka, ciri khas suatu usaha harus berbeda dari yang lain dan bukan hanya sekadar ada dan ikut-ikutan.

Usaha berkembang, pertumbuhan ekonomi meningkat, dan masyarakat sejahtera.

Itu yang terpenting.

Baca juga: Kuliner Aceh, Karya Cipta Budaya Terus Dipromosikan

Baca juga: Gulai Simpang, Kuliner Khas Simpang Kauman Pisang

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved