Jurnalisme Warga
Antusiasnya Kaum Milenial Ikut Pelatihan DEA
BULAN Februari ini Kabupaten Bireuen mencatat sejarah baru dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mengadakan pelatihan
Di samping itu, dengan adanya pelatihan DEA ini juga selain memberdayakan pelaku UMKM dalam damemanfaatkan media digital, kepada mereka juga diajarkan tetang tata cara pengeloaan keuangan yang masing-masing topik dipandu langsung oleh pakarpakar yang telah mengikuti training of trainer (ToT) yang dilakasanakan oleh Balitbang Kementerian Kominfo.
Kegiatan menarik perhatian masyarakat luas ini yang dilaksanakan Diskominsa Bireuen bekerja sama dengan BBPSDM Kominfo Medan juga sebagai tindak lanjut pelaksanaan kebijakan pemerintah untuk terus memperkuat dan mengembangkan UMKM yang memiliki peran strategis terhadap perekonomian.
Adapun kebjakan tersebut, yaitu melalui upaya melakukan transformasi UMKM dalam pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan daya tahan yang lebih tinggi dan kapasitas yang lebih produktif serta inovatif.
Kondisi UMKM di tengah pandemi Covid-19 membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah, untuk mempertahankan usaha bisnisnya agar tetap bertahan di masa sulit ini.
Perubahan sistem bisnis menjadi online diakui dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas UMKM.
Sebanyak 3,2 juta unit UMKM telah tergabung ke ekosistem digital sejak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dicanangkan.
Bahkan, sampai Agustus 2021 sudah lebih dari 14 juta UMKM atau 22% total UMKM tergabung dalam e-commerce.
Sebagai salah seorang narasumber pada kegiatan tersebut saya selalu menyemangati peserta untuk menggunakan handphone dan laptopnya ke arah positif dan produktif dengan trik pemanfaatan infrastrukur TIK yang dapat meningkatkan kesejahteraan.
Dengan demikian, jadi pengusaha digital, siapa takut?
Baca juga: Berdayakan Pelaku UMKM, Bank Aceh Syariah KPO Latih Peternak Penggemukan Sapi Pedaging
Baca juga: Pelaku UMKM Ikut Pelatihan Penciptaan Merk