Kisah Abu Nawas Pindahkan Istana Raja Ke Puncak Gunung, Bagaimana Caranya?
Prajurit istana yang diutus langsung menuju rumah Abu Nawas dan memberi tahu permintaan raja.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Abu Nawas, seorang sufi yang terkenal cerdik dalam dunia Islam, mendapatkan tugas berat dari Raja Harun Ar-Rasyid, yakni disuruh memindahkan istana kerajaan dalam waktu yang singkat.
Apalagi, sang raja kali ini yakin akan mengalahkan kecerdikan Abu Nawas yang sudah dikenal banyak orang.
"Panggil ke sini si Abu Nawas. Kasih tahu, waktu dia satu bulan untuk memindahkan istana ini ke puncak gunung, jika tidak berhasil, maka akan aku hukum!" ucap Baginda Raja.
Prajurit istana yang diutus langsung menuju rumah Abu Nawas dan memberi tahu permintaan raja.
"Tidak perlu menunggu satu bulan, hari ini juga istana Baginda Raja akan aku pindahkan" jawab Abu Nawas dengan enteng.
Sontak, para prajurit kebingungan. Bagaimana caranya?
Abu Nawas lantas berjalan beriringan dengan prajurit menuju istana Baginda Raja.
Singkat cerita, ia pun sampai di istana.
"Apakah semua penghuni sudah siap untuk pemindahan ini Baginda?" tanya Abu Nawas.
"Wahai Abu Nawas, kamu bilang ‘Kalau bisa dimulai sekarang, kenapa harus menunggu satu bulan lagi?’" jawab Baginda Raja.
Abu Nawas mengaggukan kepala. Raja curiga.
Baca juga: Kisah Sheikh Abrar, Mahasiswa India yang Terjebak di Gedung Asrama di Ukarina: Kami Butuh Bantuan
Baca juga: Kisah Pria Curi Kotal Amal Berisi Rp 75.000 untuk Berobat Ibu, Dibebaskan dengan Restorative Justice
Cara Abu Nawas Memindahkan Istana Raja
Abu Nawas lantas duduk dengan posisi seperti atlet pelari sambil berkata keras: "Ayo, siapa yang kuat mengangkat istana ini ke pundakku, maka akan aku pindahkan ke puncak gunung sekarang juga!".
Baginda Raja bersama seluruh pembesar istana hanya melongo dan saling pandang melihat tingkah Abu Nawas.
Raja Harun Ar-Rasyid terdiam, lantas tertawa dengan keras.