Jumat, 24 April 2026

Kupi Beungoh

Putin, Ukraina, dan Perang Dunia 3 (X) - Islam, Ukraina, dan Cerita Abbas dari Ramallah

Saya menjawab, itu benar, tidak hanya hanya orang Aceh, mayoritas rakyat Indonesia juga pro-Rusia, dan mungkin juga seluruh ummat Islam sedunia.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Ahmad Humam Hamid, Sosilog Aceh. 

Ketika kami berhenti, setelah chatting hampir satu jam, saya teringat dengan teman saya Abbas, orang Palestina, teman ketika saya kuliah di AS. 

Ketika saya kuliah awal tahun sembilanpuluhan di Kansas State University, di Kansas, AS, saya mempunyai teman Palestina yang bernama Abbas.

Kalau tidak salah dia lahir di Ramallah, sebuah kota kecil wilayah tengah Tepi Barat, Palestina, berjarak sekitar 6 kilometer dari Yerussalem.

Kami berteman baik. Disamping pertemanan karena sebagai anggota jamaah masjid mahasiswa internasional, kota kecil Manhattan, Abbas juga menjadi pengurus koperasi kami, tempat di mana setiap minggu saya membeli makanan halal.

Di waktu luang, perbincangan kami panjang, dan kadang berlanjut dengan diskusi politik Timur Tengah.

Sebagai orang yang bersimpati dengan Palestina, saya kadang hanyut mendengar penderitaan yang pernah dialami oleh Abbas, keluarganya, dan masyarakatnya akibat perlakuan tentara Israel.

Kadang cerita kami berlanjut sampai kepada keterlibatan Rusia dan AS.

Sebagai seorang yang “menderita” akibat konflik Timur Tengah dengan keterlibatan AS dan Rusia di dalamnya, saya pikir wajar saya bertanya kepada Abbas.

Bagaimana ia melihat AS dan Rusia, dan kalau dia harus memilih di antara dua itu, siapa yang dipilih.

Abbas tidak menjawab.

Ia balik bertanya kepada saya, “apakah kamu tahu babi liar?

Ia mengaku seumar hidupnya belum pernah melihat babi liar.

Saya menjawab pernah, dan itu saya katakan itu biasa di kampung saya.

Apakah babi itu juga menggigit manusia? Tanyanya lagi.

Saya menjawab ya kalau terdesak atau babinya gila, tetapi tidak sering.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved