Breaking News:

Salam

Selamat Hari Jadi Kota Banda Aceh

22 APRIL 2022 yang jatuh pada hari Jumat, 20 Ramadhan 1443 Hijryah, diperingati sebagai Hari Jadi Kota Banda Aceh

Editor: bakri
For Serambinews.com
Ketua DPRK, Farid Nyak Umar dalam rapat paripurna istimewa memperingati HUT ke-817 Kota Banda Aceh di Lantai IV Ruang Utama DPRK, Jumat (22/04/2022). 

Kota Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta) 87,18, Kota Banda Aceh (Aceh) 85,71, Kota Jakarta Selatan (DKI Jakarta) 84,90, Kota Denpasar (Bali) 83,01, Kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) 82,85, Kota Semarang (Jawa Tengah) 82,01, Kota Kendari (Sulawesi Tenggara) 81,83, Kota Salatiga (Jawa Tengah) 81,68, Kota Jakarta Timur (DKI Jakarta) 81,61, dan Kota Padang (Sumatera Barat) 81,58.

Kita mengapresiasi IPM tinggi yang sudah dicapai Kota Banda Aceh.

Tapi, kita ingin mengingatkan bahwa IPM tertinggi itu adalah 100.

Artinya, IPM Kota Banda Aceh dan kota-kota lainnya harus mengejar ke angka itu, yakni angka tertinggi.

Tingginya IPM sangat terkait dengan kualitas pelayanan publik yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi harapan bahkan melebihi harapan.

Ciriciri kualitas pelayanan publik meliputi ketepatan waktu pelayanan, akurasi pelayanan, kesopanan, dan keramahan dalam memberikan pelayanan, kemudahan mendapatkan pelayanan, dan atribut pendukung pelayanan.

Dan, mutu pelayanan publik itu sendiri bersifat dinamis.

Artinya, jika tahun lalu tinggi, tahun ini bisa lebih tinggi lagi atau bisa lebih buruk.

Makanya, setiap tahun kualitas pelayanan publik harus terus ditingkatkan.

Untuk itu, perlu juga terus mengukur tingkat kepuasan masyarakat (TKM) secara berkala.

Para hali mengingatkan, setiap penyelenggaraan pelayanan publik harus memiliki standar pelayanan dan dipublikasikan sebagai jaminan adanya kepastian bagi penerima pelayanan.

Standar pelayanan merupakan ukuran yang dibakukan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang wajib ditaati oleh pemberi dan atau penerima pelayanan.

Standar pelayanan publik, sekurang-kurangnya meliputi; prosedur pelayanan yang dibakukan dan termasuk dengan pengaduan, waktu penyelesaian yang ditetapkan sejak saat pengajuan permohonan sampai dengan penyelesaian, biaya pelayanan termasuk rinciannya yang ditetapkan dalam proses pemberian pelayanan, produk pelayanan yang akan diterima sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, sarana dan prasarana yang memadai, kompetensi petugas yang harus ditetapkan dengan tepat berdasarkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap, dan perilaku yang dibutuhkan.

Nah?!

Baca juga: Aminullah Bangun Rumah untuk Muazin Masjid Deah Baro

Baca juga: Sukses Berdayakan Keuangan Mikro dan Berantas Rentenir, Aminullah Usman Diganjar Penghargaan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved