Senin, 27 April 2026

Kupi Beungoh

Putin, Ukraina, dan Perang Dunia 3 (XXIII) - 9 Mei dan Hadiah Putin Untuk Rusia

Akhir minggu ini perang Ukraina telah memasuki hari ke 72 dengan kondisi yang masih terus berlanjut, terutama di kawasan timur dan selatan neger itu

Editor: Muhammad Hadi
Dok Pribadi
Ahmad Humam Hamid, Sosiolog, Guru Besar Universitas Syiah Kuala 

Itulah esensi dari kejayaan Rusia yang akan dipersembahkan oleh Putin kepada rakyat Rusia pada peringatan hari Kemenangan Rusia terhadap Nazi Jerman, Senin 9 Mel lusa.

Defenisi “menang-kalah” kini mempunyai dua narasi. Ketidakmampuan menduduki dan menguasai Kiev, oleh Ukraina, AS, dan sekutu, dianggap sebagai “kekalahan” Rusia.

Karena definisi menang bagi Rusia ketika perang dimulai adalah menguasai Ukraina, Kiev, dan mengganti pemerintahan.

Baca juga: Beredar Video Simulasi Serangan Nuklir Rusia, Irlandia dan Inggris Lenyap dari Muka Bumi

Sebaliknya, bagi Rusia, terutama bagi Putin penguasaan kawasan timur merupakan klaim kemenangan, karena praktis sebagiam besar Ukraina telah terkunci dari transportasi moda laut.

Dan kini kawasan itu akan menjadi wilayah koridor antara Rusia dan Ukraina, sehingga berbagai mobilisasi keperluan perang dapat dijalankan dengan baik oleh Rusia.

Apa yang akan dikerjakan oleh Ukraina bersama dengan AS dan NATO dalam menghadapi realitas itu?

Akan ada pembagian pekerjaan yang sangat sistematis yang akan dilakukan oleh Ukraina dan sekutunya untuk mengusir Rusia keluar dari bumi Ukraina.

Seperti yang telah terjadi sebelumnya, sejumlah “medan tempur” akan lebih diintensifkan kegiatannya untuk melemahkan Rusia.

Pertama, pelajaran yang diambil dari kegagalan Rusia menduduki Kiev dan sejumlah kota lainnya menunjukkan bukti bahwa kekuatan moral tentara dan rakyat Ukraina yang dibantu dengan persenjataan canggih buatan AS telah memperlambat dan bahkan menggagalkan tujuan awal Rusia untuk menguasai Ukraina.

Salah satu taktik canggih Ukraina melemahkan pasukan Rusia adalah menggunakan senjata canggih super ringan yang dapat ditangani oleh pasukan kecil untuk mengimbangi kenderaan besar lapis baja, tank, pesawat tempur dan helikopter Rusia.

Missil anti tank Javelin AS misalnya telah membuat ribuan bangkai tank Rusia berceceran di luar kota Kiev dan di sejumlah kawasan yang ditinggalkan Rusia.

Jumlah missil Javelin yang telah dikirim US itu paling kurang sekitar 5.500 buah yang digunakan oleh tentara Ukraina.

Salah satu alasan Rusia tidak sangat leluasa melancarkan serangan udaranya adalah adanya sekitar 1,400 set Stinger di kawasan strategis Ukraina.

Stinger terkenal keampuhannya untuk merontokkan serangan udara untuk pesawat tempur, namun sangat ampuh untuk merontokkan helikopter.

Berbagai macam jenis drone AS seperti Ghost Phoenix dan Switchblade juga telah terbukti mampu menghancurkan banyak objek perang Rusia.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved