Breaking News

Anies Cabut Izin Holywings

Anies Baswedan Cabut Izin Holywings, PDIP Sebut Pansos Jelang Pemilu, PSI Juga Komentar

Anies Baswedan cabut izin Holywings, PDIP sebut pansos jelang Pemilu dan PSI juga ikut berkomentar.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Taufik Hidayat
Kolase Serambinews.com / Dok Instagram @ara.sastroamidjojo @aniesbaswedan @dr.gilbertsimanjuntak
Anies Baswedan cabut izin Holywings, PDIP sebut pansos jelang Pemilu dan PSI juga ikut berkomentar. Kiri ke kanan: Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak sindir 

SERAMBINEWS.COM - Gubernur Anies Baswedan secara tegas memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta mencabut izin Holywings.

Buntut perintah Anies cabut izin Holywings itu, PDIP menyebut sebagai panjat sosial atau pansos jelang Pemilu hingga PSI juga ikut berkomentar.

Seperti apa pernyataan PDIP yang menyebut pansos jelang Pemilu dan juga PSI yang ikut berkomentar usai Anies cabut izin Holywings. Berikut ulasannya.

Dikutip dari Tribunnews.com, penutupan Holywings di DKI Jakarta direspons banyak pihak.

Terlebih penutupan ini berdampak pada 3000 karyawan Holywings yang dipastikan kehilangan pekerjaan.

Anggota Komisi B DPRD DKI DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak sindir penutupan seluruh gerai Holywings di Jakarta dimanfaatkan untuk panjat sosial (pansos).

Hal ini diungkapnya saat rapat terkait monitoring dan evaluasi operasional tempat hiburan (Bungkus Night Vol. 2 dan Holywings) di lantai 2 DPRD DKI Jakarta.

"Hal-hal ini (soal pelanggaran Holywings) menimbulkan ketidaknyamanan, apalagi ini menjelang Pemilu," ujarnya di lokasi, Rabu (29/6/2022).

"Kemudian ada lagi orang membuat keputusan untuk pansos," tambahnya.

Baca juga: 12 Outlet Holywings Disegel Satpol PP Hari Ini, Berikut Daftarnya

Mulanya, pernyataan ini muncul setelah Politikus PDIP ini menjabarkan kesalahan yang dibuat oleh Holywings.

Di mulai dari pelanggaran jam operasional dan berkurumun saat pandemi.

Hingga, promosi minuman beralkohol gratis untuk orang-orang yang bernama Muhammad dan Maria yang viral belakang ini, serta bukti melanggar sejumlah aturan.

"Dulu waktu covid kalian kumpul-kumpul, bikin masalah. Bukan kali ini kalian bikin masalah, berkali-kali," jelasnya.

"Jadi memang agak sedikit sombong. Seakan kalian tidak peduli dengan aturan," tambahnya.

Baca juga: Anies Cabut Izin Semua Holywings di Jakarta, Kelab Malam Catut Nama Muhammad di Promo Miras Ditutup

Rentetan kesalahan yang ada inilah yang dicermati oleh Gilbert.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved