Kupi Beungoh
Antara TRK dan Bang Bram, Akankan Golkar Bernasib Sama seperti Demokrat?
Jika pergantian itu benar-benar terlaksana, ini akan menjadi pukulan telak bagi Demokrat, yang menurut saya gagal membaca suasana kebatinan di DPRA
Apalagi Golkar juga tidak memiliki masalah dengan partai-partai lainnya.
Jika pergantian itu benar-benar terlaksana, tentu ini akan menjadi pukulan telak bagi Demokrat yang menurut saya gagal membaca suasana kebatinan di DPRA.
Maka, tak ada pilihan lain bagi Demokrat selain merombak kembali usulan pergantian wakil ketua dewan.
Karena jika itu tidak dilakukan, Demokrat akan kehilangan momentum dan tidak akan mendapatkan manfaat apapun dari kursi wakil ketua.
Tetapi, bisa jadi pula Golkar akan bernasib sama seperti Demokrat.
Indikasi awal meski masih terlalu dini, terlihat dari gagalnya sidang paripurna membahas pergantian Hendra Budian yang seharusnya dilaksanakan pada Senin 3 Oktober 2022 kemarin.
Masih belum jelas alasan dibalik gagalnya sidang paripurna itu. Spekulasi yang berkembang karena belum terlaksananya rapat pimpinan dewan, sebab beberapa pimpinan sedang berada di luar daerah.
Tetapi perlu diingat, dalam rapat pimpinan itu, jika Hendra dan Dalimi mau, keduanya bisa saja ‘bermain’, mengingat posisi mereka sama-sama terancam dan saling membutuhkan.
Dalimi membutuhkan dukungan Hendra untuk mempertahankan posisinya. Demikian juga Hendra juga butuh Dalimi. Maka yang terjadi kemudian adalah politik saling sandera.
Lalu akankan Golkar akan bernasib sama seperti Demokrat? Kita lihat saja, waktu yang akan menjawabnya.(*)
*) PENULIS adalah Yocerizal, Jurnalis Harian Serambi Indonesia
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel Kupi Beungoh Lainnya di SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Teuku-Raja-Keumangan-dari-Golkar-dan-HT-Ibrahim-dari-Demokrat.jpg)