Opini
Jamban Sehat Mencegah Stunting
Stunting tidak hanya berkaitan dengan gangguan pertumbuhan tinggi badan, namun juga berkaitan dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan organ lain
OLEH dr NORALINA, Mahasiswi Program Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Syiah Kuala
PARA ahli sepakat bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan gangguan pertumbuhan tinggi badan, namun juga berkaitan dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan organ lain, terutama otak.
Dampak stunting pada perkembangan otak bisa menyebabkan penurunan kemampuan kognitif yang berdampak langsung pada kemampuan belajar, kualitas kerja dan produktivitas penyintas di masa depan.
Untuk mengatasi permasalahan stunting, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Perpres no.72 tentang Percepatan Penurunan Sunting.
Perpres ini mengamanatkan kementerian terkait untuk melakukan intervensi terukur yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif secara menyeluruh dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di tingkat pusat, daerah, dan desa.
Intervensi spesifik adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mengatasi penyebab langsung terjadinya stunting.
Sedangkan intervensi sensitif adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mengatasi penyebab tidak langsung terjadinya stunting.
Dengan demikian, Pemerintah Indonesia sedang berupaya secara menyeluruh mengatasi permasalahan stunting.
Tidak hanya yang berkaitan langsung, namun juga yang tidak langsung memberikan dampak pada peningkatan angka stunting.
Salah satu sasaran dalam intervensi sensitif adalah permasalahan lingkungan.
Permasalahan lingkungan ini mencakup kesediaan sarana air bersih, sanitasi, skrining rumah sehat dan ketersediaan jamban.
Baca juga: Angka Stunting di Banda Aceh Turun, Kini Tersisa 7 Persen
Baca juga: Pemko Langsa Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Pertama, Ini Harapan Pj Wali Kota
Hendrik Blum (1974) menjelaskan bahwa kualitas kesehatan dipengaruhi oleh beragam faktor determinan dimana lingkungan merupakan faktor penentu kesehatan terbesar, yaitu 40 Persen.
Faktor lainnya yang ikut mempengaruhi adalah perilaku (30 Persen), pelayanan kesehatan (20 Persen), dan genetika atau keturunan (10 Persen).
Jamban sehat Dengan kemajuan pembangunan dan ekonomi saat ini, ketersediaan jamban sehat seharusnya menjadi permasalahan lingkungan sederhana dan dapat teratasi.
Namun, hingga saat ini jamban sehat masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang belum bisa diatasi oleh Pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-NORALINA-Mahasiswi-Program-Magister-Kesehatan-Masyarakat.jpg)