Opini
Nilai Edukasi Sosok Ibu di Piala Dunia
Pembukaan dengan lantunan ayat suci Alquran membuat siapa saja yang menonton menjadi terharu dan merinding
Sebelum menikah, sebagian perempuan sering mengeluh ketika harus mengangkat beban berat.
Tapi, setelah menjadi ibu, ternyata anak yang bobotnya lebih dari tujuh kilogram pun mampu diangkat (gendong) tanpa terbebani, bahkan kadang kala sambil melakukan aktivitas lainnya.
Belum lagi jika berbicara tentang ketakutan dan rasa jijik terhadap hal tertentu.
Takut dengan kecoa atau binatang kecil lainnya, enggan bersinggungan dengan muntah, ingus, maupun pup orang lain.
Namun, setelah memiliki anak, rasa takut maupun jijik perlahan hilang, kalah dengan rasa sayang yang dimiliki ibu untuk menjaga kebersihan anak-anaknya.
Jiwa ingin melindungi secara otomatis muncul setelah memiliki anak.
Berat memang peran ibu di masa hidupnya, namun janji Allah jauh lebih indah sehingga tidak ada yang perlu dikeluhkan.
Selamat Hari Ibu bagi seluruh ibu hebat di dunia.
Semoga momentum ini menyadarkan kita semua bahwa kita hadir terlahir dari rahim ibu dan dengan kiprah ibu yang sarat tantangan dalam kehidupannya menjadikan kita lebih bermakna. (srirahmi77@gmail.com)
Baca juga: Presiden Persiraja Dukung Prancis di Final Piala Dunia 2022: Banyak Pemain Muslim
Baca juga: Dukung Perancis, Maia Estianty dan Suami Terbang ke Qatar Demi Final Piala Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-sri-rahmi-ma-dosen-uin-ar-raniry-ketua-asosiasi-prodi-manajemen.jpg)