Rabu, 29 April 2026

Opini

Pendidikan Aceh Harus Memperkuat Syari’at Islam

Qanun Aceh mengamatkan agar kurikulum pendidikan Aceh bisa diajarkan secara Islami.

Editor: Zaenal
TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE/SERAMBI ON TV
Dr Teuku Zulkhairi MA, Sekjend Ikatan Sarjana Alumni Dayah Aceh (ISAD). 

Tapi fakta hari ini bagaimana? Sangat jauh.

Pendidkan kita seolah sangat bertolak belakang dengan agenda-agenda Syari’at Islam.

Jika dikotomis pendidikan Aceh ini berlanjut, maka generasi kita yang akan lulus di lembaga pendidikan kita akan berfikir sekuleris, memisahkan agama dengan kehidupan dan ilmu pengetahuan.

Dan inilah yang terjadi selama ini. Jika saat ini kita menyaksikan generasi muda kita sibuk di warung kopi dengan game-game yang melalaikan di android mereka.

Perihnya, mereka juga abai dengan kewajiban shalat maka sebenarnya itulah hasil dari sistem pendidikan kita selama yang dikotomis, yakni memisahkan antara Islam dan ilmu pengetahuan.

Bahkan, sebenarnya persoalan di lembaga pendidikan kita, khususnya pendidikan umum itu bukan sekedar dikotomis ini, tapi bahkan lebih mendasar lagi.

Lembaga pendidikan kita gagal untuk menuntaskan ilmu fardhu ‘ain kepada anak-anak didik kita.

Ilmu fardhu ‘ain saja tidak mendapatkan perhatian yang maksimal.

Padahal itu fardhu ‘ain.

Dan anehnya, selama ini para pakar pendidikan kita di Aceh dan para professor pendidikan kita ketika berbicara pendidikan mereka hanya berbicara tentang statistik kelulusan.

Harus kita akui cara pandangnya sangat "kognitif orientid". Selalu hanya bicara soal angka-angka.

Tapi tentang kualitas manusianya yang sejalan dengan harapan Islam dan kepentingan Aceh sangat jarang dibicarakan.

Lalu, aspek apa (jika ada) dari kurikulum pendidikan yang perlu dikoreksi?

Pertama, anak didik kita harus dibekali secara kuat ilmu fardhu ‘ain. Fardhu ‘ain ini jangan dipersepsikan secara sempit.

Fardhu ‘ain ini berkaitan dengan mau jadi apa seseorang anak didik kita di hari esok, dan tujuan itu maka dia harus menguasai ilmu keislaman tentang tujuan tersebut.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved