Opini
Pendidikan Aceh Harus Memperkuat Syari’at Islam
Qanun Aceh mengamatkan agar kurikulum pendidikan Aceh bisa diajarkan secara Islami.
Misalnya mau jadi dokter. Dia mesti tahu bagaimana Islam memandang perkara kedokteran ini sehingga dia akan sukses dunia akhirat dengan posisinya ini.
Begitu juga, misalnya mau menjadi penguasaha atau pedagang.
Lalu bagaimana ia agar memiliki ilmu-ilmu Islam yang mengajakan mereka tentang bagaimana Islam mengatur seorang pengusaha atau kegiatan berdagang yang dengan itu ia diharapkan dapat sukses berdagang di dunia dan sekaligus selamat nanti di akhirat.
Jadi itu juga termasuk hal-hal yang fardhu ‘ain sebagaimana sering saya simak dari Tu Sop Jeunieb.
Jadi Fardhu ‘ain bukan sekedar pengetahun tentang kewajiban beramal fardhu sebagai muslim seperti shalat, puasa, zakat, dan haji.
Kedua, semua mata pelajaran harus diajarkan secara Islami.
Maka dalam konteks ini, pertanyaan tentang “bagaimana mewujudkan kurikulum pendidikan islami di Aceh?”.
Maka jawabannya adalah, harus ada buku-buku bahan ajar yang terintegrasi Islam di dalamnya.
Buku-buku bahan ajar kita harus kita buat sendiri di Aceh.
Tidak perlu harus selalu ambil dari penerbit-penerbit luar Aceh. Bukan kita menyalahkan, tapi masalahnya buku-buku yang diproduki di luar itu kan tidak memuat seluruh kepentingan kita orang Aceh yang menjalankan Syari’at Islam.
Ingat bahwa Syari’at Islam itu tidak akan sukses jika tidak didukung oleh institusi pendidikan.
Harus diakui selama ini sangat kecil dukungan ranah pendidikan terhadap agenda-agenda Syari’at Islam di Aceh.
Jadi mestinya semua stakeholder pendidikan kita harus berfikir dan serius bekerja ke arah ini sehingga kita tidak justru menjauh dari tujuan qanun yang sudah kita buat sendiri.
Mewujudkan kurikulum pendidikan Islami sebagaimana amanah Qanun Aceh ini menjadi penting karena Islam harus hadir dalam semua sendi kehidupan.
Apalagi, dalam bidang pendidikan, tentu Islam harus lebih hadir lagi.
Bukankan demikian?
Kita sebagai umat Islam harus mulai berjalan ke arah Islamisasi Ilmu Pengetahun.
Islamisasi Ilmu adalah jawaban di tengah berbagai tantangan dunia Islam dewasa ini untuk bagaimana mensinergikan Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Agar ilmu pengetahuan yang berkembang tetap memiliki landasan ketauhidan sehingga manusia tidak semakin jauh dari Tuhannya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aktivis-dayah-aceh-yang-juga-ketua-i-rabithah-thaliban-aceh-rta-dr-teuku-zulkhairi.jpg)