Berita Banda Aceh

Syech Fadhil dan Baitul Mal Bahas Kondisi Mahasiswi Aceh yang Sakit di Mesir

Pertemuan ini dalam rangka membahas kondisi Yusniati, mahasiswi asal Subulussalam yang kini masih kritis di salah satu rumah sakit  (RS) di Mesir

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA atau akrab disapa Syech Fadhil menggelar pertemuan khusus dengan para komisioner Baitul Mal Aceh (BMA) di Banda Aceh, Senin (27/2/2023) siang 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA atau akrab disapa Syech Fadhil menggelar pertemuan khusus dengan para komisioner Baitul Mal Aceh (BMA) di Banda Aceh, Senin (27/2/2023) siang. 

Pertemuan ini dalam rangka membahas kondisi Yusniati, mahasiswi asal Subulussalam yang kini masih kritis di salah satu rumah sakit  (RS) di Mesir

Pertemuan ini dihadiri Ketua Badan BMA, Mohammad Haikal, bersama anggota Badan BMA, Khairina, Mukhlis Sya'ya dan Muhammad Ikhsan. 

Syech Fadhil sendiri merupakan mantan ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh.

“Kita bahas mengenai kondisi adik kita yang sedang sakit di Mesir. Ya (Yusniati-red). Kita update perkembangan terkait dan apa yang bisa dilakukan bersama,” kata Syech Fadhil.

Baca juga: Biaya Capai 200 Juta, Keluarga Mahasiswa Aceh di Mesir Buka Donasi untuk Biaya Rumah Sakit Yusniati

Menurut informasi yang diperolehnya, kata Syech Fadhil, kondisi Yusniati saat ini mulai menunjukan tahapan ke arah positif.

“Laporan dari Ketua IKAT Aceh dan pengurus KMA di Mesir, Yusniati sudah sadar dari koma. Jari tangannya juga mulai bergerak. Namun masih memerlukan penanganan intensif dari dokter ahli di sana,” kata Syech Fadhil.

Namun, kata dia, pengobatan Yusniati membutuhkan biaya besar di Mesir.

Setidaknya, setiap hari membutuhkan biaya hingga Rp 7 juta, dengan kebutuhan dana di atas Rp 200 juta karena perawatan dan obat yang harus diberikan.

“Dia harus dirawat di Mesir. Sangat berisiko untuk di bawa pulang ke Aceh. Dokter di sana pun tak memberi izin. Pasien masih belum bisa melakukan perjalanan jauh,” kata Syech Fadhil.

Syech Fadhil menyebutkan, Baitul Mal Aceh memberi signal positif dan siap membantu Yusniati. 

Di sisi lain, IKAT Aceh, juga mengumpul dana untuk dikirim ke Mesir guna kebutuhan Yusniati.

Baca juga: Polresta Banda Aceh Buka Posko Kasus Penipuan Jual Beli Sembako Murah, Kerugian Capai Miliaran

“Kita terus memantau kondisi. Kalau memang sudah diizinkan dokter untuk perjalanan pesawat, kita pulangkan.

Demikian juga soal apakah orangtuanya diberangkatkan ke Mesir atau tidak. Kita akan berikan yang terbaik bagi adik kita di sana,” kata Syech Fadhil.

Sebagaimana yang diketahui, sejumlah lembaga saat ini melakukan penggalangan dana untuk pengobatan Yusniati di Mesir. 

Baca juga: Kisah Ibu Muda Kurung Anaknya 3 Tahun Karena Takut Kena Covid-19, Suami Juga tak Diizinkan Pulang

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved