Profil Irjen Karyoto, Deputi Penindakan KPK yang Jadi Kapolda Metro Jaya, Punya Harta Rp 7,7 M

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Irjen Fadil Imran menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/Syakirun Ni'am
Irjen Karyoto, dimutasi menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran. 

Dari tujuh tanah dan bangunan tersebut, aset yang nilainya paling besar terletak di Sleman.

Luasnya mencapai 360 meter persegi/340 meter persegi senilai Rp 2.170.000.000.

Selain itu, Karyoto juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.740.000.000.

Rinciannya adalah Toyota Alphard Minibus 2020 hasil sendiri senilai Rp 700 juta, Toyota Innova Q 2022 hasil sendiri senilai RP 570 juta, dan Toyota Innova V 2022 hasil sendiri senilai RP 470 juta.

Dalam laporan itu, Karyoto juga tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp 500 juta, kas dan setara kas Rp 650 juta. Ia tidak tercatat memiliki surat berharga maupun harta lainnya.

Sub total kekayaan Karyoto mencapai Rp 8.610.000.000. Namun, jumlah tersebut dikurangi utang sebesar Rp 900 juta.

 Dengan demikian, total kekayaan Karyoto Rp 7.710.000.000.

 

Diminta Kembali ke Polri

Pada Februari 2023 lalu, Irjen Karyoto dan Brigjen Endar Prihantoro yang menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK, mendapat surat rekomendasi untuk kembali ke Polri.

Surat rekomendasi ini dikeluarkan oleh Ketua KPK, Firli Bahuri.

Hal inipun telah dikonfirmasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Iya memang betul ada (surat rekomendasi)."

"Namun, demikian tentunya kita akan melihat peluang-peluang yang ada,” jelas Kapolri di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/2/2023), dikutip dari polri.go.id.

Dikabarkan, surat Firli Bahuri kepada Listyo Sigit itu adalah buntut dari kontroversi penanganan kasus Formula E.

Rumor yang beredar mengatakan terjadi perselisihan antara Firli dengan Karyoto dan Endar.

Firli disebut-sebut tetap berusaha agar kasus Formula E dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan dengan berusaha mengganti pejabat lembaganya yang berseberangan dengannya.

Namun, rumor tersebut dibantah Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri.

Ali mengungkapkan rekomendasi pengembalian Karyoto dan Endar ke Polri dalam rangka promosi jabatan.

Ia mengatakan surat pengusulan promosi Karyoto dan Endar Prihantoro ke Polri sudah ada sejak November 2022.

"Jadi benar berdasarkan informasi yang kami peroleh, ada surat yang dikirimkan KPK terkait pengusulan promosi di lingkungan Polri untuk keduanya," kata Ali Fikri, Kamis (9/2/2023).

"Yang kami ketahui surat promosi dimaksud sudah diajukan sekitar awal November tahun lalu," tandasnya.

Baca juga: Keluar Haid Jelang Berbuka, Bagaimana Hukum Puasanya? Begini Kata Buya Yahya

Baca juga: Masa Kecil Natasha Wilona Terungkap, Ternyata Pernah Tak Mampu Beli Buku hingga Pakai Seragam Bekas

Baca juga: Jangan Masukkan ke Dalam 5 Lubang Ini, Buya Yahya Ungkap 9 Hal yang Dapat Membatalkan Puasa Ramadhan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Irjen Karyoto, Kapolda Metro Jaya Baru, Sebelumnya Jabat Deputi Penindakan KPK

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved