Berita Politik

Syech Fadhil Jadi Balon DPD RI Pertama yang Mendaftarkan Diri Ke KIP Aceh

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, M. Fadhil Rahmi resmi mendaftar untuk maju menjadi Bakal Calon DPD RI pada pesta pemilu 2024

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/INDRA WIJAYA
M. Fadhil Rahmi atau Syech Fadhil (Kanan) menyerahkan dokumen pendaftaran Balon DPD RI kepada Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Samsul Bahri (Kanan), Senin (1/5/2023). 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, M. Fadhil Rahmi resmi mendaftar untuk maju menjadi Bakal Calon DPD RI pada pesta pemilu 2024 mendatang ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Senin (1/5/2023).

Pria yang akrab disapa Syech Fadhil itu tampak tiba di kantor KIP Aceh sekitar pukul 15.10 WIB. 

Kedatangan Syech Fadhil bersama timnya mendaftarkan diri maju menjadi balon DPD RI periode 2024-2029 itu disambut langsung oleh Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri dan sejumlah Komisioner KIP Aceh lainnya.

Setiba di aula KIP Aceh ia langsung menyerahkan dokumen pendaftaran yang diterima langsung oleh Ketua KIP Aceh.

Ia juga menjadi orang pertama yang mendaftarkan diri untuk maju menjadi Balon DPD RI, pasca dibuka pendaftaran mulai 1-13 Mei 2023.

Baca juga: Ketika Syech Fadhil Belanja Baju Lebaran Bersama Hafiz dan Yatim Piatu

Syech Fadhil mengatakan, dirinya sudah menyerahkan dokumen serta syarat-syarat yang diminta untuk kembali maju menjadi Balon DPD RI.

“Kita memang mengusahakan untuk paling awal menyerahkan dokumen pendaftaran ini,” kata Syech Fadhil kepada Serambinews.com.

Dia mengatakan, hal itu dilakukan agar kerja-kerja selanjutnya dapat segera dilakukan sesuai dengan tahapan yang ada.

Dia mengatakan, alasan dirinya untuk kembali maju ke DPD RI, tak lain pada periode pertama sebagai legislator, agar suara rakyat bisa terus didengar.

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit Turun Hingga Rp 700 - Rp 750/Kg, Apkasindo Aceh: Ini Persoalan Serius

Dikarenakan, suara aspirasi rakyat masih ada yang harus diperjuangkan, hal itu pula yang mendorong dirinya kembali maju.

“Salah satunya itu kekhususan dan keistimewaan Aceh yang masih harus disuarakan. Salah satunya dana otsus yang 2027 mendatang yang akan habis,” ungkapnya.

Dikatakan Syech Fadhil, masih banyak hal lain yang harus diperjuangkan. Tentu dirinya tidak bisa bekerja sendiri, melainkan adanya dukungan dari semua pihak.

“Karena saya melihat, saya sendiri tidak bisa menjadi solusi bagi persoalan Aceh. Namun, saya ingin menjadi bagian dari orang yang memperjuangkan itu,” pungkasnya.(*)

Baca juga: Bulan Syawal Belum Ada yang Melamar? Jangan Risau, Oki Setiana Dewi Anjurkan Lakukan 3 Amalan Ini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved