Kupi Beungoh

Ayah Yang Dirindu

Ayah-ayah yang luar biasa ini, meski beliau sibuk dengan pekerjaan,  sukses dengan jabatan, tetap menjadikan keluarga adalah prioritas.

Editor: Amirullah
ist
Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag adalah Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh. 

Sebuah rumah tangga sangat butuh terhadap komunikasi dengan pasangan atau dengan seluruh anggota keluarganya, baik langsung maupun tidak. Karena itu akan menentukan "kebahagiaan" dalam rumah tangga masing-masing pasangan.

Berapa banyak rumah tangga yang anggota keluarganya, mengalami gangguan mental, gangguan jiwa, sampai timbul penyakit fisik seperti stroke,  sakit jantung,  sakit maagh, darah tinggi atau penyakit psikosomatik lainnya, akibat tidak ada komunikasi yang baik dalam rumah tangga, 

Suami istri perlu duduk berdua membahas kondisi hati mereka berdua,  agar cinta dan kasih sayang selalu dapat diperbaharui.  Perlu waktu berdua untuk membahas masalah-masalah dan rencana ke depan dengan anak-anak, atau hal apapun untuk kebaikan rumah tangganya.

Dalam komunikasi yang baik, dilakukan masing-masing pihak,  harus sabar mendengar curhat atau keluhan pasangannya. Setiap pasangan harus menjadi pendengar yang baik untuk pasangannya. Masing-masing harus mengutamakan kepentingan bersama,  mengesampingkan ego masing-masing.  Jika ada yang berbeda, yang dilihat adalah yang ada kebaikan untuk rumah tangganya.

Anak-anak perlu waktu bersama ayahnya dan ibunya. Dilain waktu setiap anak perlu mendapat waktu istimewa berdua saja dengan ayahnya,  dan lain waktu berdua saja dengan ibunya.

Waktu istimewa ini, sangat penting untuk orang tua agar dapat memahami anak, mendalami keinginan anak tanpa intervensi dari orang lain, anak akan merasa nyaman, aman dan dihargai dengan hanya berdua saja ketika menyampaikan apa yang diinginkannya.

Waktu istimewa ini, membuat setiap anak tidak di beda-bedakan, dan orang tua dapat memahami dan membantu anak-anak sesuai kebutuhan anak,  memahami karakter dan pribadi anak-anak yang tentunya berbeda. Waktu istimewa ini sangat penting bagi anak,  berdua saja dengan ayah, dilain waktu berdua saja dengan ibu dan ini dilakukan secara rutin bergantian diantara semua anak, akan membuat perkembangan pikiran dan eksistensi anak lebih maksimal.

Komunikasi secara langsung akan lebih efektif dan berkesan,  namun jika dibatasi jarak karena pekerjaan,  komunikasi dapat dilakukan secara tidak langsung melalui Whatshap,  telpon,  video Call atau media sosial lainnya.  Intinya Komunikasi ini penting,  bagi keutuhan rumah tangga,  untuk menjaga setiap anggota keluarga dari buruk sangka, untuk tetap saling percaya.

Setiap aktivitas anggota keluarga harusnya, baiknya dikemunikasikan secara langsung atau tidak langsung lewat media sosial, yang dapat mendekatkan yang jauh menjadi dekat.

Jangan sampai terjadi sebaliknya,  sebagaimana yang sering kita saksikan bersama,  media sosial menjadi sebab menjauhkan pasangan suami istri,  menjauhkan anak-anak dari orang tuanya  karena masing-masing sibuk bermedsos ria.

Anak-anak sibuk dengan game, youtube dan lainnya,  ayah ibu juga demikian,  yang terjadi kemudian yang dekat, satu rumah,  satu kamar,  satu tempat tidur terasa jauh. Ini adalah awal rusaknya sebuah rumah tangga,  yang menjadi awal cekcok rumah tangga, berhubung tidak ada komunikasikan yang baik, ini kemudian menjadi masalah besar,  yang akan meledak dalam bentuk keributan,  pertengkaran besar pada suatu waktu, apalagi jika ada masalah yang terlalu lama di pendam tidak diselesaikan, bahkan bisa berakibat perceraian,  sebagaimana banyak kasus perceraian yang sedang terjadi.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved